ADVERTISEMENT

d'Legislasi

Di RKUHP, Terdakwa Sejumlah Kasus Ini Diusulkan Tidak Dipenjara

Andi Saputra - detikNews
Jumat, 10 Jun 2022 08:48 WIB
Ilustrasi Fokus RUU KUHP
Ilustrasi (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Jakarta -

Salah satu gagasan dalam RUU KUHP itu adalah jangan semua terdakwa kasus pidana harus berujung penjara.

"Dengan tetap mempertimbangkan ketentuan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 52 dan Pasal 54, pidana penjara sedapat mungkin tidak dijatuhkan jika ditemukan keadaan," demikian bunyi pasal 70 ayat 1 sebagaimana dikutip detikcom, Jumat (10/6/2022).

Berikut keadaan yang dimaksud di atas:

1. terdakwa adalah Anak;
2. terdakwa berusia di atas 75 (tujuh puluh) tahun;
3. terdakwa baru pertama kali melakukan Tindak Pidana;
4. kerugian dan penderitaan Korban tidak terlalu besar;
5. terdakwa telah membayar ganti rugi kepada Korban;
6. terdakwa tidak menyadari bahwa Tindak Pidana yang dilakukan akan menimbulkan kerugian yang besar;
7. tindak pidana terjadi karena hasutan yang sangat kuat dari orang lain;
8. Korban tindak pidana mendorong atau menggerakkan terjadinya Tindak Pidana tersebut;
9. tindak pidana tersebut merupakan akibat dari suatu keadaan yang tidak mungkin terulang lagi;
10. kepribadian dan perilaku terdakwa meyakinkan bahwa ia tidak akan melakukan Tindak Pidana yang lain;
11. pidana penjara akan menimbulkan penderitaan yang besar bagi terdakwa atau keluarganya;
12. pembinaan di luar lembaga pemasyarakatan diperkirakan akan berhasil untuk diri terdakwa;
13. penjatuhan pidana yang lebih ringan tidak akan mengurangi sifat berat Tindak Pidana yang dilakukan terdakwa;
14. Tindak Pidana terjadi di kalangan keluarga; dan/atau
15. Tindak Pidana terjadi karena kealpaan.

"Ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak berlaku bagi Tindak Pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih, Tindak Pidana yang diancam dengan pidana minimum khusus, atau Tindak Pidana tertentu yang sangat membahayakan atau merugikan masyarakat, atau merugikan keuangan atau merugikan perekonomian negara," demikian bunyi Pasal 70 ayat 2.

Simak juga 'Pemerintah Akomodasi 14 Isu Krusial RKUHP, Segera Diparipurnakan':

[Gambas:Video 20detik]




(asp/zap)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT