ADVERTISEMENT

Tingkatkan SDM, Brantas Abipraya Dirikan Sekolah Dam Pertama di RI

Ahlu Dzikri Al Hamid - detikNews
Kamis, 09 Jun 2022 15:15 WIB
SDM Brantas Abipraya
Foto: Brantas Abipraya
Jakarta -

PT Brantas Abipraya (Persero) memiliki beberapa strategi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM)-nya. Mulai dari pengoptimalan talent management hingga mendirikan sekolah dam pertama di Indonesia.

"Pengembangan SDM khususnya talenta-talenta muda di Abipraya menjadi prioritas kami, dengan mengoptimalkan talent management, Abipraya fokus untuk mengakselerasi kualitas agar Abipraya dapat berperan aktif berkolaborasi, untuk mendukung pembangunan infrastruktur negeri," ungkap Direktur Utama Brantas Abipraya, Sugeng Rochadi dalam keterangan tertulis, Kamis (8/7/2022).

Ia menambahkan upaya pengembangan SDM ini juga dilakukan BUMN champion infrastruktur untuk mempercepat pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur. Salah satunya dengan mendirikan sekolah dam pertama di Indonesia.

School of Dam and Water Resources diresmikan berbarengan dengan peluncuran Lembaga Pengembangan Kompetensi (LPK) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LPS) Brantas Abipraya. Sugeng mengatakan bahwa kompetensi dan keahlian tenaga kerja atau human capital harus terus ditingkatkan, dan dengan adanya sekolah ini, Brantas Abipraya dituntut untuk menyesuaikan, menjawab tantangan perubahan teknologi dan ilmu yang berkembang.

Serius dalam pengembangan Insan Abipraya, ia berharap para peserta yang telah menyelesaikan program di sekolah ini dapat mengambil peran penting dalam membangun infrastruktur air khususnya bendungan.

"Ilmu konstruksi akan terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi. Seperti BIM (Building Information Modelling), Lean Construction dan teknologi konstruksi lain serta produk unggul, harus turut diikuti dengan sumber daya manusia yang unggul juga," ujarnya.

Ia menambahkan selain sekolah bendungan, Abipraya juga mendirikan LPK-LSP sebagai wadah pelatihan kerja guna membekali, meningkatkan dan mengembangkan kompetensi yang dapat mendongkrak produktivitas tenaga kerja di bidang konstruksi.

"Semoga dengan komitmen Abipraya dalam pengembangan SDM, di antaranya melalui sekolah bendungan dan transformasi digital yang diimplementasikan oleh Abipraya dapat menjadi forum pembelajaran bagi para senior ahli konstruksi khususnya pada infrastruktur air kepada tenaga muda untuk menggerakkan tongkat estafet, regenerasi dalam menghasilkan karya-karya infrastruktur yang unggul," pungkasnya.

(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT