ADVERTISEMENT

Luhut: Percayalah, Tak Akan Ada Negara yang Bisa Dikte RI

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 09 Jun 2022 14:54 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan (Rolando/detikcom)
Jakarta -

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan terkait pihak asing yang ingin berinvestasi di Indonesia. Dalam penjelasannya, Luhut mengatakan tak ada satu pun negara yang bisa mendikte Indonesia.

Luhut menjelaskan hal tersebut saat rapat dengan Banggar DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2022). Luhut awalnya menjelaskan soal proses investasi perusahaan milik Elon Musk.

"Saya sampaikan ke Elon Musk, dan mereka terus datang kemari, timnya jalan, tidak seperti membalikkan tangan juga. Tapi setidaknya Starlink kita sudah mulai, sudah dibuka, jadi saya berkomunikasi dengan mereka dan mereka sudah sangat gembira, sekarang sedang negosiasi di sini tentang Starlink tadi, bagaimana dan kapan dimulai," kata Luhut.

"Apa yang dia dapat, apa yang kita dapat, jadi overall kita harus mau lihat equal, jadi tidak mau ada satu pun kita diatur," imbuhnya.

Luhut menekankan kepada pihak Elon Musk bahwa apa yang didapat seluruh pihak setara. Jika Elon Musk tak mau setara, Luhut tak ambil pusing.

"Jadi selalu statement saya sama mereka, kita ini harus equal. Apa yang kamu mau, kalau nggak mau ya sudah," imbuhnya.

Alasan Luhut mengatakan hal tersebut karena posisi Indonesia yang kuat saat ini sehingga tak ada satu negara mana pun yang dapat mendikte Indonesia.

"Nggak ada satu negara pun boleh mendikte Republik Indonesia, karena kita pada posisi yang sangat-sangat bagus," ucap Luhut.

Luhut meminta anggota DPR dan seluruh pihak tak mempercayai informasi bahwa posisi Indonesia lemah. Luhut menegaskan posisi Indonesia kuat dan tak ada yang bisa mendikte.

"Percayalah, tidak akan ada satu negara yang bisa mendikte kita. Tidak Amerika juga, tidak China juga, tidak siapa saja. Karena we are very strong position today," imbuhnya.

(rfs/yld)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT