ADVERTISEMENT

Petugas Gabungan Razia Pajak di Depok, 200 Kendaraan Terjaring Operasi

Dwi Rahmawati - detikNews
Rabu, 08 Jun 2022 15:03 WIB
Perpanjang Pajak Kendaraan di mall samsat keliling. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi perpanjangan pajak kendaraan (Dikhy Sasra/detikcom)
Depok -

Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Depok menggelar razia pajak kendaraan bermotor (PKB) bersama tim gabungan di Grand Depok City (GDC). Operasi tersebut dilakukan selama 3 hari dimulai pada Selasa (7/6/2022) hingga Kamis (9/6) besok.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Depok 1 Dadi Darmadi mengatakan ada 600 pengendara yang terjaring pada hari pertama. Sebanyak 200 pengendara motor diketahui belum membayar pajak.

"Kalau kemarin kita sudah melakukan penjaringan sekitar 600 kendaraan. Yang belum membayar atau tidak membayar pajak sekitar 200. Yang melakukan pembayaran langsung di lokasi ada sekitar 40-50an," papar Dadi Darmadi, Rabu (8/6).

Pihaknya hari ini belum mengakumulasi total pengendara. Ia pun memberikan surat pernyataan kepada pengendara yang belum membayar pajak.

"Kita memberikan imbauan serta memberikan semacam identifikasi atau memberikan semacam surat pernyataan untuk segera membayar pajak," sambungnya.

Dalam setahun ini, Samsat Depok menargetkan Rp 462 miliar resapan anggaran dari pajak kendaraan. Pendapatan tersebut tersebar dari 6 kecamatan, yakni Tapos, Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong, dan Pancoran Mas.

"Kalau kami dari Samsat Depok 1 yang membawahi 6 Kecamatan itu targetnya untuk tahun ini (seluruh) kendaraan saja Rp 462 miliar. Kemudian kalau digabungkan dengan pajak daerah lainnya sekitar Rp 910 miliar, itu total keseluruhan Depok 1," kata dia.

(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT