ADVERTISEMENT

Buron Jepang Mitsuhiro Taniguchi Ngaku Investor Ikan ke Warga Lampung

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Rabu, 08 Jun 2022 12:20 WIB
Mitsuhiro Taniguchi (Metropolitan Police Department Japan)
Foto: Mitsuhiro Taniguchi (Metropolitan Police Department Japan)
Jakarta -

Polri mengungkap modus Mitsuhiro Taniguchi bersembunyi di salah satu rumah warga bernama Masduki di Lampung Tengah, Lampung. Mitsuhiro mengaku sebagai seorang investor ikan.

"Masduki kenal dengan orang tersebut pada saat Masduki sedang jual ikan di Padang, dan orang tersebut (MT) mengaku investor ikan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (8/6/2022).

Dedi membeberkan Mitsuhiro sempat tinggal di rumah Masduki yang beralamat di Kalirejo, Lampung Tengah, Lampung. Dia menyebut Mitsuhiro mulai menetap sejak 4 Mei 2022.

"Subjek MT tinggal di tempat warga atas nama Masduki, pekerjaan guru. Di Kampung Sridadi, Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah," ujar Dedi.

Namun, berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, Mitsuhiro diketahui tidak menetap setiap hari di rumah tersebut selama buron. Dedi menjelaskan Mitsuhiro hanya datang sesekali ke rumah Masduki.

"Tinggal, tetapi tidak menetap. Kadang satu minggu sekali, kadang dua minggu sekali," jelasnya.

Akan tetapi, Dedi menegaskan pihaknya hanya membantu proses penangkapan Mitsuhiro Taniguchi. Proses hukum dalam perkara ini sepenuhnya wewenang Imigrasi.

"Polri membantu memaksimalkan untuk menemukan dan menangkap. Proses administrasi keimigrasian itu wewenang mereka," tambahnya.

Sebelumya, Polri menangkap Mitsuhiro Taniguchi di Lampung Tengah. Mitsuhiro merupakan buron terkait kasus penipuan bansos COVID-19.

Dilansir dari surat kabar Asahi Shimbun, Rabu (8/6), Mitsuhiro merupakan pimpinan kelompok penipu yang ditangkap polisi Tokyo pada 30 Mei 2022 lalu. Polisi Tokyo menangkap tiga anggota keluarga atas dugaan penipuan terkait dengan penerimaan subsidi COVID-19 dalam jumlah besar untuk usaha kecil yang dalam krisis.

Departemen Kepolisian Metropolitan menyatakan sebuah kelompok yang dipimpin oleh keluarga tersebut membuat ratusan aplikasi subsidi palsu dan menerima sekitar 960 juta yen ($7,5 juta) atau setara Rp 105 miliar.

Diketahui, Polri menangkap buronan kepolisian Jepang bernama Mitsuhiro Taniguchi yang diduga berada di Indonesia. Passport Mitsuhiro juga telah resmi dicabut oleh otoritas Jepang.

"MT (Mitsuhiro Taniguchi) sudah diamankan oleh pihak imigrasi setelah pihak Jepang mencabut passport yang bersangkutan," kata Dedi pagi tadi.

Dia menyebut Mitsuhiro Taniguchi ditangkap di Kalirejo, Lampung Tengah. Penangkapan dilakukan pukul 22.30 WIB, kemarin.

"MT diamankan saat berada di Kalirejo, Lampung Tengah oleh pihak imigrasi Bandar Lampung bersama dengan Polsek Kalirejo Polres Lampung Tengah pada Selasa, 7 Juni 22 pukul 22.30 WIB," tuturnya.

Simak juga 'Polri Ajukan Pencekalan 5 Buron Kasus Fahrenheit':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT