ADVERTISEMENT

Gerindra Ungkap Hukuman Pemberat M Taufik hingga Dipecat

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 07 Jun 2022 14:15 WIB
Jubir Partai Gerindra, Habiburokhman
Foto: Habiburokhman (dok. Pribadi).
Jakarta -

Eks Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik baru saja dipecat oleh Partai Gerindra sebagai kader. Gerindra menjelaskan detail hukuman pemberat M Taufik hingga keputusan pemecatan ditetapkan.

"Hukuman terhadap saudara M Taufik menjadi berat karena majelis menilai yang bersangkutan berbelit-belit dan tidak jujur dalam memberikan keterangan saat diperiksa di majelis kehormatan," kata Ketua Majelis Kehormatan Gerindra Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (7/6/2022).

Selain itu, M Taufik juga dinilai tidak menjaga amanah dengan baik kala menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra DKI Jarkata. Alhasil, Prabowo-Sandi yang maju dalam ajang Pilpres 2019 kalah suara di Ibu Kota.

"Hal lain yang turut memberatkan adalah kinerja M Taufik yang kurang memegang amanah saat menjabat Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Indikasi yang kuat adalah kekalahan Prabowo-Sandi di DKI Jakarta dan belum adanya Gedung Sekretariat DPD Gerindra seperti halnya provinsi-provinsi strategis lain," kata Habiburokhman.

Lebih lanjut, Habiburokhman mengungkit perkara dugaan korupsi yang disebut menyeret nama M Taufik. Sikap M Taufik mendukung kader partai lain untuk maju Pilgub Jakarta juga disinggung.

"M Taufik juga kerap disebut dalam perkara tindak pidana korupsi di lingkungan DKI serta persoalan ketidakloyalan terhadap Partai termasuk persoalan mendukung bakal calon gubernur lain yang bukan kader partai," ujar Habiburokhman.

Seperti diketahui, keputusan pemecatan M Taufik diambil Partai Gerindra lewat rapat Majelis Kehormatan Partai (MKP) Gerindra. Rapat dipimpin Wakil Ketua MKP Gerindra Wihadi Wiyanto di DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan.

"MKP, Majelis Kehormatan Partai, ada lima majelisnya, sepakat kita untuk memutus Saudara Taufik, memecat sebagai kader Gerindra mulai keputusan itu disampaikan pada hari ini," kata Wihadi, Selasa (7/6).

Keputusan pemecatan M Taufik dari Gerindra, kata Wihadi, diambil lewat sidang karena M Taufik dinilai menyalahi kesepakatan sidang pada Februari lalu. Wihadi menyebut M Taufik, pada sidang Februari lalu, menyatakan loyal kepada Gerindra.

"Melihat adanya ketidakloyalan daripada Saudara Taufik ini dan juga menyalahi daripada apa yang sudah disampaikan 21 Februari di mana dia mengatakan akan tetap dengan Partai Gerindra, tetapi pada kenyataannya dengan manuver-manuver dia, dia mengatakan akan mundur," ujar Wihadi.

Simak video 'Pecat M Taufik, Gerindra Singgung Kekalahan Prabowo di DKI':

[Gambas:Video 20detik]



(rak/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT