Peserta Bayar RP 300 Ribu-8 Juta untuk Ikut Pesta Bikini di Depok

ADVERTISEMENT

Peserta Bayar RP 300 Ribu-8 Juta untuk Ikut Pesta Bikini di Depok

Dwi Rahmawati - detikNews
Senin, 06 Jun 2022 17:13 WIB
Dunia malam identik dengan pesta sex bebas dan minuman keras. detikfoto/Hasan Alhabshy
Foto ilustrasi pesta. (Hasan Alhabshy/detikcom)
Depok -

Private party di Perumahan Pesona Depok Estate, Depok, Jawa Barat (Jabar), digerebek polisi pada Minggu dini hari. Dikatakan polisi, untuk mengikuti acara tersebut, pengunjung dikenai biaya dengan kisaran yang beragam.

"(Harga tiket) berbeda-beda ya, ada yang perorangan dan juga VIP. Misalnya kalau VIP dapat bonus berapa botol gitu," papar Kasat Reskrim Polres Metro Depok AKBP Yogen Heroes kepada wartawan, Senin (6/6/2022).

Adapun harga yang ditawarkan penyelenggara pesta bikini ini bermacam-macam. Dari kisaran Rp 300 ribu sampai Rp 8 juta.

"Sekitar Rp 300 ribuan perorangan hingga Rp 8 jutaan. Kita belum ngecek juga," sambungnya.

Ratusan orang yang ditemukan dalam acara tersebut kemudian didata untuk selanjutnya menjalani klarifikasi di Polda Metro Jaya. Selain menemukan minuman keras, lanjut Yogen, pihaknya mendapati 10 kotak kontrasepsi di salah satu kamar.

"Di sana memang terdapat pesta di dalam suatu rumah, ada minuman keras juga. Di sana ada kolam renang, beberapa orang sudah nyebur di dalam juga. Kemarin kita ngambil beberapa sound system sudah diserahkan kepada pemiliknya melalui tanda terima. Ada juga alat kontrasepsi yang belum dipakai," kata Yogen.

Saat datang bersama tim dari Polda Metro, beberapa pengunjung pesta bikini menjalani pemeriksaan tes urine. Keseluruhan menunjukkan hasil yang negatif.

"Untuk narkoba memang sudah dilakukan tes urine random beberapa pengunjung. Tidak ditemukan positif narkoba, begitu juga barang-barang narkoba di sana, tidak ditemukan. Kita juga sudah menggunakan anjing pelacak tidak menemukan narkoba di sana," ujar dia.

Yogen mengatakan private party serupa sempat diketahui di wilayah yang lain. Namun dua kejadian sudah diantisipasi dengan pembubaran di awal.

"Pernah ada sebelumnya, tapi memang kita lakukan pembubaran saja karena emang di awal-awal baru kejadian. Ada 3 tapi nggak seheboh kemarin, di daerah Cinere, di Sawangan Bojongsari," ungkapnya.

Lihat juga Video: Heboh Dentuman Keras di Depok, Warga Diminta Tak Panik

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT