Pemotor di Bekasi Bohong soal Kecelakaan demi Klaim Asuransi Rp 3 M

ADVERTISEMENT

Pemotor di Bekasi Bohong soal Kecelakaan demi Klaim Asuransi Rp 3 M

Fakhri - detikNews
Senin, 06 Jun 2022 14:59 WIB
Rekonstruksi kasus laporan palsu kecelakaan di Bekasi (Fakhri-detikcom)
Rekonstruksi kasus laporan palsu kecelakaan di Bekasi. (Fakhri/detikcom)

Keempat orang itu dijerat dengan Pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara. Para tersangka diduga mengarang cerita kecelakaan demi klaim asuransi.

"Polsek Cikarang Pusat dan Satlantas Polres Metro Bekasi menyatakan dan menyimpulkan, memastikan bahwa kejadian kemarin adalah bukan kejadian yang sesungguhnya, tapi merupakan kejadian yang direkayasa dan diinisiasi oleh Wahyu yang sampai sekarang masih dalam pencarian," ucap Gidion Arif.

Gidion memastikan Wahyu yang diduga hilang di Sungai Kalimalang masih dalam keadaan hidup. Wahyu dkk diduga mengarang cerita kecelakaan untuk klaim asuransi Rp 3 miliar.

"Saudara Wahyu Suhada melakukan rencana tersebut dengan maksud untuk mendapatkan asuransi jiwa/kematian sebesar kurang lebih Rp 3 miliar," tutur Gidion.

Uang klaim asuransi tersebut akan dibagi kan kepada ketiga pelaku lain. Dua orang tersangka, Abdil Mulki dan Dena Surya, memiliki utang.

"Dibagi Rp 20-100 juta untuk bayar utang, termasuk pinjol (pinjaman online), ada yang Rp 5 juta, ada yang Rp 3 juta," ujar Mulki.

"Dia (Wahyu) mau ngejanjiin saya bayar utang juga, Rp 35 juta saya punya utang ke orang," tutur Dena.


(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT