ADVERTISEMENT

Motif 8 Remaja Keroyok Pelajar SMK di Jakpus: Balas Dendam

Anggi Muliati - detikNews
Senin, 06 Jun 2022 13:58 WIB
Ilustrasi pengeroyokan sejoli usai nobar
Ilustrasi pengeroyokan (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Delapan pelajar SMK di Jakarta Pusat diamankan polisi usai mengeroyok pelajar SMK lainnya hingga viral di media sosial. Motif pengeroyokan tersebut diduga karena balas dendam.

"Itu kan anak-anak SMK 34 Jakarta kelas X semua, Kramat Raya Senen, intinya dia mau balas dendam, korbannya kan SMK Kampung Jawa," kata Kapolsek Cempaka Putih Bernard Bachtera Saragih saat dihubungi, Senin (6/6/2022).

"Informasinya bahwa salah satu pelaku anak, sesuai perlindungan UU anak tersangkanya, pelaku anak salah satunya pelaku itu katanya pernah dipukul sama SMK Kampung Jawa makanya dia balas dendam, makanya dia nyari," sambungnya.

Namun, Bernard mengatakan korban pengeroyokan bukan orang yang memukul salah satu pelaku. Dia menyebut para pelaku hanya mencari secara acak untuk dijadikan pelampiasan.

"Bukan (korban bukan yang mukul), bukan, jadi kaya apa ya, random aja, yang penting anak SMK Kampung Jawa, acak aja," katanya.

Selain mengamankan para pelaku, barang bukti yang diamankan berupa 7 penggaris besi. Saat ini para pelaku dititipkan di Balai Rehabilitasi Sosial Sentra Mulia Jaya.

Sebelumnya, peristiwa itu terjadi di Jl Mardani Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Selasa (31/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Korban bernama Muhammad Kahfi (16).

"Jadi ketika dia melintas di Jl Mardani itu dihadang oleh 10 orang pelajar, kaget kan, dia kaget terjatuh, ketika terjatuh itu temannya yang 2 orang yang dibonceng itu lari," kata Kapolsek Cempaka Putih Bernard Bachtera Saragih saat dihubungi, Rabu (1/6).

Saat itu Kahfi hendak mengantar temannya di daerah Cempaka Putih. Dia pun berbonceng tiga dengan dua temannya.

"Korban itu mau ngantar temannya, dia kan tinggalnya di Johar Baru dia mau ngantar temannya ke Cempaka Putih, 2 orang, dia berboncengan sepeda motor jadi temannya itu 2 sama dia jadi 3," ujarnya.

Akibat kejadian itu Kahfi mengalami luka di bagian kepala sehingga lukanya harus dijahit. Korban terluka diakibatkan oleh serangan pelaku yang menggunakan penggaris besi.

Lihat juga video 'Bukannya Belajar, Geng Siswa SMA di Ngawi Justru Keroyok Siswa SMP':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT