ADVERTISEMENT

Polisi Amankan 8 Pelaku Pengeroyokan Pelajar di Jakpus

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 06 Jun 2022 13:32 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Foto: Ilustrasi pengeroyokan (dok detikcom)
Jakarta -

Delapan pelaku pengeroyokan pelajar bernama Muhammad Kahfi (16) di Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus) diamankan polisi. Para pelaku merupakan anak di bawah umur.

"Sudah 8 orang (diamankan), kelas X semua, rata-rata 17 tahun," kata Kapolsek Cempaka Putih Bernard Bachtera Saragih saat dihubungi, Senin (6/6/2022).

Bernard mengatakan setelah melakukan penyelidikan, pihaknya berhasil mengidentifikasi para pelaku. Dia menyebut para pelaku saat dimintai keterangan di Polsek didampingi oleh orang tua mereka.

"Setelah kita lidik, kita tahu salah satu pelaku kemudian kita ke sekolahnya terus kita datangi rumahnya, setelah di rumah kita ibaratnya ada ngobrol ternyata dia mengaku melakukan perbuatan dengan tujuh orang temannya. Kemudian kita imbau dengan orang tuanya, kalau demikian nanti didampingi orang tua datang ke Polsek," katanya.

Delapan pelaku saat ini berada di Balai Rehabilitasi Sosial Sentra Mulia Jaya. Akibat perbuatannya, mereka disangkakan pasal 76 c junto pasal 80 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak ancaman hukuman 5 tahun.

Sebelumnya, seorang pelajar bernama Muhammad Kahfi (16) menjadi korban pengeroyokan saat melintas di Jl Mardani Raya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Kahfi dihadang oleh 10 pelaku yang diduga juga seorang pelajar.

"Jadi ketika dia melintas di Jl Mardani itu dihadang oleh 10 orang pelajar, kaget kan, dia kaget terjatuh, ketika terjatuh itu temennya yang 2 orang yang dibonceng itu lari," kata Kapolsek Cempaka Putih Bernard Bachtera Saragih saat dihubungi, Rabu (1/6).

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (31/5) sekitar pukul 12.00 WIB. Bernard mengatakan pada saat kejadian, Kahfi hendak mengantar temannya di daerah Cempaka Putih, Jakpus.

"Korban itu mau ngantar temannya, dia kan tinggalnya di Johar Baru dia mau ngantar temannya ke Cempaka Putih, 2 orang, dia berboncengan sepeda motor jadi temannya itu 2 sama dia jadi 3," ujarnya.

(mae/mae)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT