Sudah 2 Minggu Pasutri Semper Belum Setor Uang Minyak

Sudah 2 Minggu Pasutri Semper Belum Setor Uang Minyak

- detikNews
Rabu, 07 Jun 2006 15:56 WIB
Jakarta - Ponakan pasutri yang terbunuh di Semper yakin paman dan bibinya tidak punya musuh. Setahunya masalah yang sedang dihadapi pasutri itu hanya belum sempat membayar uang hasil penjualan minyak saja.Penuturan Nawati itu disampaikan kepada detikcom di lokasi kajadian, Kampung Beting RT 17/RW 8, Jalan Kramat Jaya, Semper Barat, Jakarta Utara, Rabu (7/6/2006)Pasangan yang tidak memiliki anak ini memang memiliki usaha agen minyak tanah, toko kelontong dan agen es di kediamannya yang sederhana. Mereka juga punya usaha MCK umum 3 pintu. Semua usahanya ini dinamakan PD Kurnia Illahi II. Karena tidak memiliki anak, pasangan yang berasal dari Sumenep ini kemudian mengangkat anak kakaknya, Mia, yang kini bekerja di daerah Tangerang. Menurut Nawati, tidak ada tanda-tanda ia akan ditinggalkan Muhidin dan Mawati. "Semalam sampai pukul 21.00 WIB saya masih ngobrol-ngobrol, tidak ada tanda apa-apa," katanya.Dia juga tidak yakin pasangan ini punya musuh. Apalagi Muhidin terkenal pendiam dan lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah akibat sakit rematiknya. "Pak Haji Madura dan Bu Haji Madura orangnya baik," kata Nawati lirih. Setahu Nawati, tidak ada masalah pelik yang merundung pasangan itu. Setahunya, masalah yang sedang dihadapi Muhidin hanya belum sempat menyetorkan uang hasil penjualan minyak selama 2 minggu ke dealer.Pasangan ini, tutur dia, menempati rumah milik kakaknya, H Suib, sekitar 4 tahun lalu. Rencananya mereka akan pindah ke daerah Rawa Babelan, karena rumah tersebut sudah ditawar-tawarkan untuk dijual."Tapi karena belum laku-laku ya mereka masih tinggal di sini dulu untuk sementara," katanya.Saat ini polisi masih memeriksa 3 orang saksi, antara lain H Sugiono, tokoh masyarakat setempat. Polisi juga sudah memasang police line di sekeliling rumah itu dan mengamankan satu buah koper dan uang.Namun warga sekitar masih banyak yang penasaran. Mereka masih memenuhi lokasi kejadian dan terus membicarakan kejadian yang menimpa tetangga mereka. Sementara jenazah pasutri itu masih diotopsi di RSCM. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads