ADVERTISEMENT

Siswa di Samarinda Diusir Guru Gegara Tak Punya HP-Seragam

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Jun 2022 21:39 WIB
Mediasi TRC-PPA Kaltim dengan pihak SD 002 Samarinda.
Mediasi TRC-PPA Kaltim dengan pihak SD 002 Samarinda. (dok. istimewa)
Jakarta -

Cerita pilu dialami siswa SD 002 Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), inisial MF (10) usai diusir guru saat hendak mengikuti ujian sekolah. Keluarga korban lantas menceritakan peristiwa yang dialami MF.

MF diusir awalnya karena tidak pernah mengikuti pembelajaran daring dan pembelajaran tatap muka (PTM). Alasannya karena MF tidak memiliki handphone dan seragam sekolah.

"Saat itu saya ingin mengantarkan pensil, karena saat itu saya ingat keponakan saya tidak punya pensil. Saya ke sekolah, tapi saat di sekolah dia (MF) sudah ditemukan relawan menangis di pinggir jalan," ujar bibi MF, Munawarah seperti dilansir detikSulsel, Sabtu (4/6/2022).

Munawarah mengaku sempat tak percaya atas pengakuan MF yang diusir gurunya pada Selasa (28/5) itu. Dia mengira MF berbohong telah diusir guru karena tidak pernah mengikuti pembelajaran daring maupun PTM.

"Saya pikir keponakan saya ini berbohong, tapi saat saya dengar sendiri dari teman kelasnya, mengatakan MF diusir, begitu sakit hatinya saya, sebab MF ini sangat butuh kasih sayang orang tua," katanya.

Munawarah mengatakan MF saat itu mengalami tindakan tidak menyenangkan dari teman kelasnya. MF bercerita bahwa dirinya diusir lalu dilempar kertas, tangan MF juga ditarik paksa oleh seorang oknum guru.

Baca selengkapnya di sini.

(rfs/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT