ADVERTISEMENT

Kondisi Terkini Warga Jaksel Diduga Terpapar Virus dari Tikus

Wildan Noviansah - detikNews
Jumat, 03 Jun 2022 14:37 WIB
Ilustrasi virus Corona
Ilustrasi virus (Foto: dok. NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases)
Jakarta -

Delapan warga di RW 02 Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan (Jaksel), diduga terpapar virus yang berasal dari tikus. Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jaksel mengungkap kondisi terkini kedelapan warga.

"Warga tersebut kondisinya sudah sehat dan kembali bekerja," kata Kepala Sudinkes Jaksel Yudi Dimyati saat dimintai konfirmasi, Jumat (3/6/2022).

Delapan orang tersebut merupakan warga dari RT 08 dan RT 10 di RW 02 Cipete Selatan, Cilandak, Jaksel. Warga tersebut sempat mengalami demam dan mengalami bercak merah di badan.

Dia mengatakan kasus tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak Maret hingga April 2022. Setelah kasus tersebut mencuat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengambil sampel tikus dari wilayah tersebut pada 30-31 Mei.

"Yang ambil sampel dari Kemenkes. Kami hanya dapat surat pemberitahuan bahwa akan dilakukan survei dan pengambilan sampel," ujarnya.

Dia mengatakan pemeriksaan sampel tikus yang dilakukan Kemenkes tersebut belum selesai.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Kemenkes.

"(Kesimpulan) menunggu hasil sampel. (Lama proses pemeriksaan sampel) ini dari Kemenkes yang lebih tahu, karena pemeriksaan tidak dilakukan di Labkesda milik DKI," jelasnya.

Wagub Sebut Kabar Warga Terpapar Virus Tikus Hoax

Diberitakan sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan kabar warga sakit gegara virus dari tikus itu tidak benar (hoax).

"Sudah kami cek bahwa informasi itu adalah informasi yang salah atau hoax," kata Riza di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (2/6).

Riza mengatakan tim dari Sudinkes Jaksel dan Kecamatan Cilandak telah melakukan pengecekan. Hasilnya, delapan warga itu memang sempat menderita demam pada April lalu.

Namun, katanya, warga tersebut demam bukan karena virus dari tikus. Dia kembali menegaskan kabar yang beredar soal warga kena penyakit dari tikus adalah informasi yang salah.

"Memang ada delapan orang dahulu waktu bulan April, di bulan Ramadan. Ada yang sakit dan lain-lain, bukan karena virus tikus dan sudah sembuh lama. Jadi informasi itu salah," tegasnya.

Simak video 'Wagub Pastikan 8 Warga DKI Kena Virus dari Tikus Hoax!':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT