ADVERTISEMENT

Hillary Lasut Unggah Hasil Tes Buta Warna Fahri 'Calon Bintara Gagal'

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 01 Jun 2022 11:52 WIB
Hillary Brigitta Lasut Disorot Usai Minta Pengamanan TNI, Ini Sosoknya
Hillary Brigitta Lasut dari Partai NasDem. (Dok Pribadi)

Fahri Disebut Pernah Terapi di Jogja

Terlebih, kata Hillary, saat polisi menyebut Fahri tidak lolos di tahun sebelumnya karena alasan yang sama, dia mengatakan Fahri sudah mengikuti terapi buta warna.

"Terkait dengan tidak lulus karena buta warna di tahun sebelumnya, Fahri mampu membuktikan bahwa ia menjalani terapi buta warna di area jogjakarta yang reviewnya di google saja sangat bagus, dan banyak yang setelah terapi terbukti lolos menjadi anggota TNI dan Polri bahkan 'alumni' tempat terapi buta warna tersebut ada yang menjadi penembak jitu," jelasnya.

Lebih lanjut, kata Hillary, jika Fahri benar dinyatakan buta warna, seharusnya dia tidak lolos sejak awal. Dalam hal ini, Fahri sudah dinyatakan lolos di supervisi Mabes Polri.

"Logika hukumnya, test kesehatan atau test apapun yang krusial dan menjadi poin penentu kelulusan seharusnya di awal dan sebelum pengumuman kelulusan. Apabila suatu aturan atau kebijakan baru bisa membatalkan kelulusan dengan berlaku surut, secara hukum tidak dapat dibenarkan," imbuhnya.

Hillary menambahkan diagnosis pembanding tersebut bisa dijadikan pertimbangan pihak kepolisian. Apalagi Fahri sudah lulus di beberapa sekolah kedinasan karena cukup berprestasi.

"Alasan lain adalah Fahri sudah lulus di beberapa sekolah kedinasan lain yang sebenarnya bisa ia ambil karena ia berprestasi. Dan saya masih sangat berharap sekiranya dapat memohon kebijakan dari Pak Kapolri untuk mempertimbangkan second opinion ini, sehingga jajaran Polda punya landasan untuk mengambil kebijakan," tuturnya.

Hillary mengatakan keluarga tidak punya biaya untuk menggugat ke PTUN. Jadi, Hillary berharap Polri mempertimbangkan second opinion tadi.

"Ia sempat lolos juga di sekolah kedinasan lain, tapi karena mimpinya menjadi anggota polri akhirnya terwujud, pada tahun itu ia memilih tidak melanjutkan ke sekolah kedinasan tersebut. Keluarga sudah selamatan, sujud syukur, dan sudah mengatur kehidupan mereka seturut dengan kelulusan. Ia diharapkan sudah bisa menjadi tulang punggung keluarga k edepan. Keluarga mereka tidak punya biaya juga untuk menggugat ke PTUN. Sehingga saya berharap sekiranya second opinion dari beberapa rumah sakit lain dapat menjadi pertimbangan, siapa tau Fahri masih bisa dikembalikan untuk berangkat mengikuti pelatihan dengan gelombang yang sama," tuturnya.

Simak Video 'Klarifikasi Polisi soal Viral Curhatan Calon Bintara Gagal karena 'Ditukar'':

[Gambas:Video 20detik]




(mea/bar)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT