ADVERTISEMENT

Anies Curhat Formula E 'Digusur' ke Ancol, PDIP Ungkit Pohon di Monas Ditebang

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 31 Mei 2022 07:34 WIB
Gambaran Desain Sirkuit Formula E di Monas yang Diajukan Anies Baswedan
Gambaran Desain Sirkuit Formula E di Monas yang Diajukan Anies Baswedan (Foto: Ist. )
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbicara soal hikmah ajang Formula E yang semula direncanakan di Monas kemudian 'digusur' ke Ancol. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai seharusnya hal itu disampaikan Anies pada sidang paripurna interpelasi Formula E.

"Sangat disayangkan ucapan Anies yang mengatakan bahwa ada pihak yang menggusur perhelatan Formula E dari venue di Monas ke Ancol, saat acara di partai politik. Seharusnya itu dijelaskan secara kesatria di sidang Paripurna Interpelasi DPRD, termasuk pengrusakan hutan kota yang dilakukannya dengan menggunduli Monas," kata Gilbert dalam keterangan terulis, Senin (30/5/2022).

Gilbert mengatakan penjelasan Anies tidak jujur. Sebab, menurutnya, Anies sendiri yang justru membuat kesepakatan dengan pihak asing tanpa melibatkan DPRD DKI Jakarta.

"Penjelasan ini tidak jujur, karena justru Anies sendiri yang membuat kesepakatan Formula E dengan pihak asing tanpa melibatkan DPRD, dan jelas melanggar aturan," kata Gilbert.

Gilbert juga menyinggung masalah pemilihan Monas yang awalnya akan dijadikan venue Formula E. Dia mengatakan pemilihan Monas dilakukan tanpa pertimbangan dan melanggar aturan, sehingga menyebabkan tidak adanya izin yang diberikan.

"Pemilihan Monas sebagai venue juga tanpa pertimbangan yang baik dan jelas melanggar aturan mengenai cagar budaya. Sehingga apabila pihak yang berwenang tidak memberi izin penggunaan Monas, itu justru sesuai UU. Jangan yang melanggar aturan seakan-akan benar dan membuat kesan seakan-akan korban padahal yang bersangkutan melanggar aturan," tuturnya.

Gilbert mengatakan tak ada pihak yang memberi rekomendasi agar Formula E digelar di Monas. Dia menyebut Anies melakukan pembohongan publik.

"Permohonan Monas untuk jadi venue sendiri sejak awal sangat kacau, karena Gubernur menyurati Setneg mengatakan sudah mendapatkan izin dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), padahal dari Tim Sidang Pemugaran," ucapnya.

"Setelah terbuka ke publik, bukannya minta maaf sudah melakukan pembohongan publik, malah mengatakan itu salah ketik. Padahal jelas Prof. Mundarjito (almarhum) sebagai Ketua TACB membantah tidak pernah memberi rekomendasi, artinya bukan salah ketik. Sebaiknya pejabat membiasakan berkata jujur, karena masyarakat bukan orang bodoh," sambungnya.

Simak video 'Anies Ungkap Hikmah di Balik Pindahnya Venue Formula E ke Ancol':

[Gambas:Video 20detik]



Anies bicara hikmah Formula E 'digusur', simak halaman selanjutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT