Warga Pertanyakan Kelanjutan Proyek Drainase di Duren Sawit Jaktim

ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Warga Pertanyakan Kelanjutan Proyek Drainase di Duren Sawit Jaktim

Annisa Rizy Fadhila - detikNews
Senin, 30 Mei 2022 14:27 WIB
Konisi proyek saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (30/5/2022).
Foto: Konisi proyek saluran air di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (30/5/2022) (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Warga mempertanyakan soal kelanjutan proyek drainase anti banjir di Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Masalahnya, belum terlihat lagi progres pengerjaan saluran sejak awal Mei 2022.

Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (30/5/2022), kondisi masih seperti pada 18 Mei 2022. Kayu-kayu masih terpasang menahan tumpukan karung. Fungsinya agar tanah saluran air tidak longsor.

Masih berdasarkan pantauan detikcom, di sekitar saluran air terlihat pula tumpukan sampah. Tak jarang lalat mengerumuni sampah tersebut.

Adapun bentuk air cenderung berwarna hijau. Selain bau tak sedap, kondisi air juga dipenuhi sampah dedaunan.

"Belum, masih belum ada kelanjutan. Gak tahu ya gimana kabar selanjutnya," kata salah seorang warga Handoko (44) saat detikcom temui di lokasi, Senin (30/5/2022).

Dia tak bisa memprediksi kapan saluran air itu selesai. Selain kendala cuaca, petugas pun tak ada di lokasi untuk melanjutkan proyek tersebut.

Handoko hanya berharap proyek itu cepat diselesaikan. Tujuannya, kata dia, agar warga setempat tak lagi mengalami banjir meski sedang musim hujan.

"Gak ada petugas ya. Ya saya mah berharapnya cepat selesai aja biar kita sama-sama enak. Gak banjir lagi," tuturnya.

konidi perbaikan got yang sebabkan banjir di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur (30/5/2022).Konidisi perbaikan got yang sebabkan banjir di Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur (30/5/2022). Foto: Annisa Rizky Fadhila/detikcom


Got Mampet Sudah Dicor

Pemicu banjir di Jl Haji Dogol, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga karena adanya got mampet. Teranyar, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jaktim pun sudah selesai mengeruk got tersebut.

Untuk menigetahui kondisi terkini, siang ini detikcom menyambangi got tersebut. Tampak sembilan orang petugas tengah bekerja.

Petugas Kebersihan Luar Gedung (PKLG) Tono menuturkan, saat ini got tersebut tengah memasuki tahap penyusunan karung. Tujuannya agar menjadi pondasi dan tidak menghalangi rumah warga.

"Ini kita sudah mau mulai masuk tahap nyusun karung. Nanti (karungnya) disusun di belakang sebelum rumah-rumah warga itu. Buat pondasi pembatas," kata Tono kepada detikcom di lokasi.

Lebih lanjut, karung itu sudah mulai disusun sejak beberapa hari lalu. Hanya saja, Sabtu (28/5) lalu sempat terhenti karena hujan deras sejak pagi.

Dia mengaku ada kendala dalam menyusun karung tersebut. Cuaca yang berubah-ubah membuat pekerja kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan.

"Kalau lagi musim hujan gini ya pasti kita (pekerja) keganggu ya. Pasti jadi kendala, mau gak mau kita berhenti dulu," katanya.

Tono juga tidak bisa memprediksi kapan penyusunan karung akan selesai. Hal itu tergantung dari cuaca.

Sementara itu, adapun total petugas yang bekerja hari ini sebanyak sembilan orang. Mereka berbagi tugas untuk mengoperasikan alat, menyusun karung hingga mengerjakan pekerjaan lain.

"Petugas keseluruhan ada 8-9 orang. Ada yang di bawah sini ngerjain ini semua (nyusun karung), sama 1 orang ada yang di operator buat ngatur dan menej mesin-mesin," tutur Yanto.

Setiap harinya, petugas bekerja mulai pukul 08.00 WIB-16.00 WIB. Mereka pun beristirahat makan siang mulai pulul 12.00 WIB.

"Kita kerja dari jam 08.00 WIB sampai jam 16.00 WIB. Tapi biasanya jam 15.00 WIB kita sudah prepare selesai kerja," pungkasnya.

Simak juga 'Respons Anies Usai Diteriaki 'Presiden': Saya Masih Konsentrasi di DKI':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT