ADVERTISEMENT

Pimpinan KPK: Ingin Bikin Spanduk Dukung KPK? Bikin soal Harun Masiku

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 30 Mei 2022 13:26 WIB
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). Presiden Joko Widodo melantik lima pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni Firli Bahuri, Alexander Marwata, Lili Pintauli Siregar, Nawawi Pomolango dan Nurul Ghufron. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango (Antara Foto)
Jakarta -

Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango menyarankan masyarakat untuk sebaiknya membuat spanduk para DPO jika ingin mendukung KPK. Salah satunya Harun Masiku.

"Dengan rumusan seperti itu, hemat saya, kalau masyarakat berkeinginan mendukung kerja-kerja KPK, mungkin pemasangan spanduk atau pun baliho itu akan lebih pas kalau memuat gambar para DPO KPK, seperti Harun Masiku," kata Nawawi Pomolango kepada detikcom, Minggu (29/5/2022).

Nawawi kemudian menyoal Pasal 1 ayat (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 Perubahan Kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Menurutnya, spanduk berwajah DPO seperti Harun Masiku lebih bermanfaat dibanding baliho dukungan Firli Bahuri menjadi capres.

"Pemberantasan tindak pidana korupsi adalah serangkaian kegiatan untuk mencegah dan memberantas terjadinya tindak pidana korupsi, melalui upaya koordinasi, supervisi, monitor, penyelidikan, penyidikan, penuntutan, pemeriksaan disidang pengadilan, dengan peran serta masyarakat," katanya.

Lebih lanjut, Nawawi menegaskan usulan spanduk Harun Masiku tidak berarti KPK tak kekurangan anggaran publikasi mencari DPO. Namun, ia memandang dukungan masyarakat lebih baik dilakukan seperti itu.

"Ini bukan berarti KPK kekurangan anggaran untuk membuat stiker ataupun spanduk bergambar para DPO KPK," tutupnya.

Muncul Baliho Dukung Firli Jadi Capres 2024

Diketahui, baliho dukungan nyapres Ketua KPK Firli Bahuri sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Meskipun Firli mengapresiasi baliho itu, dia mengaku masih ingin berfokus memberantas korupsi di Indonesia.

"Saya fokus kerja untuk memberantas korupsi dan saya akan selesaikan tugas saya selaku Ketua KPK sampai tuntas akhir 2023," kata Firli.

"Jika itu dimaksudkan untuk mendukung KPK memberantas korupsi, kami ucapkan terima kasih. Tapi, untuk dipahami bahwa saya tidak terpengaruh dengan isu capres dan pencapresan," sambungnya.

Dia menegaskan tidak ingin dikaitkan dengan hal-hal yang berbau soal pemilu mau pun pencapresan. Pengakuannya, hal itu sudah sering dijelaskannya berulang kali.

"Saya selalu katakan dan sudah berulang kali di berbagai kesempatan saya sampaikan bahwa jangan ganggu saya dengan isu capres pencapresan," ujarnya.

Adapun baliho yang beredar di publik tersebut memampang wajah pimpinan KPK Firli Bahuri dalam ukuran yang cukup besar. Di baliho itu tertulis 'Kami Butuh Presiden yang Getol Berantas Korupsi' serta 'Firli Bahuri untuk Indonesia'.

Sementara baliho kedua yang bergambar Firli bertulisan 'Masyarakat Banten Mendesak Tokoh Anti Korupsi Maju di Pilpres 2024'. Kemudian juga terdapat tagar #DukungIndonesiaBersih.

Lihat juga video 'Polisi soal Harun Masiku: Proses Tidak Cepat, Butuh Waktu':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT