6 Jam, Merapi Muntah 32 Kali

6 Jam, Merapi Muntah 32 Kali

- detikNews
Selasa, 06 Jun 2006 11:22 WIB
Yogyakarta - Dalam waktu 6 jam, Gunung Merapi kembali memuntahkan awan panas sebanyak 32 kali, Selasa (6/6/2006). Muntahan awan panas tersebut sebagian besar masuk ke hulu Kali Gendol atau mengarah ke Kabupaten Sleman.Data ini dikemukakan oleh Kepala Seksi Gunung Merapi, Subandriyo di kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BBPTK) di Jl. Cendana Yogyakarta, Selasa (6/6/2006). "Yang tercatat seismograf sebanyak 32 kali, tapi yang dapat teramati dari Pos Kaliurang hanya 12 kali, karena cuaca berkabut," katanya.Dari 12 kali luncuran awan panas, yang dapat teramati secara visual, sebagian besar luncuran lava mengarah ke selatan atau masuk ke hulu Kali Gendol dengan jarak maksimum 2,5 km. Guguran lava pijar yang mengarah ke Kali Gendol sebanyak 42 kali dengan jarak maksimum 1 km. Sedangkan yang mengarah ke Kali Krasak sebanyak 35 kali dengan jarak maksimum 2 km.Menurut dia, saat ini sebagian besar luncuran awan panas mengarah ke selatan karena Gegerboyo yang ada di puncak sebagian sudah runtuh. Dengan demikian arahluncuran ke arah selatan semakin terbuka lebar karena tidak ada penghalang. Saat runtuh, kata dia, sekitar 400 ribu meter kubik material yang turun ke selatan, namun tertahan masuk ke jurang yang ada di dekat bukit Plawangan dan belum masuk hingga wilayah pemukiman. "Suara gemuruh disertai ledakan keras pada hari Minggu malam lalu itu dari longsoran material yang ada di pelataran Gendoldan Gegerboyo," katanya.Sementara itu berdasarkan pengamatan detikcom di kawasan Kali Boyong di Dusun Wonorejo Desa Hargobinangun Pakem, sejak pukul 03.00 - 06.00 WIB luncuran awan panas dominan mengarah selatan. Meski cuaca berkabut, luncuran awan panas maupun guguran lava pijar ke arah selatan dan barat daya masih dapat terlihat. Pada pukul 05.00 - 05.45 WIB, terlihat pula luncuran awan panas berkali-kali ke arah selatan dengan jarak maksimal 1,5 kilometer. Beberapa warga sekitar Kali Boyong juga sempat menyaksikan awan panas yang bergulung-gulung warna hitam pekat turun dari puncak ke arah selatan, tatapi jaraknya tidak jauh. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads