ADVERTISEMENT

2 Aksi Pencopetan Terjadi Saat Penumpang Padati Stasiun Manggarai

Mulia Budi - detikNews
Minggu, 29 Mei 2022 21:58 WIB
Penampakan Antrean di Stasiun Manggarai
Foto: Penampakan Antrean di Stasiun Manggarai (Oktanti Putri)
Jakarta -

KAI Commuter membenarkan aksi pencopetan terjadi di Stasiun Manggarai siang tadi. Ada 2 aksi pencopetan yang dilaporkan penumpang kepada petugas sepanjang hari ini.

"Sejauh ini terjadi 2 aksi pencopetan, kejadian pertama, korban hanya melaporkan ke petugas dikarenakan korban tidak mengetahui pelaku dan kejadian di mana," kata Manager External Relation KCI Leza Arlan kepada wartawan, Minggu (29/5/2022).

"Sedangkan korban kedua, pelaku tertangkap namun korban memilih damai untuk tidak melaporkan ke polisi," sambungnya.

Leza mengatakan korban, Riski Alamsyah tidak melanjutkan aksi pencopetan yang dialaminya itu ke polisi. Pelaku dibebaskan dengan membuat surat pernyataan.

"Jadi tadi akhirnya tidak dilaporkan, korban tidak melaporkan ke Kepolisian. Pelaku membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya," ujarnya.

Dia menjelaskan pihaknya menerima setiap aduan dari para penumpang. Dia menyebut diproses secara hukum atau tidaknya setiap aksi kejahatan yang terjadi di stasiun diserahkan kepada korban.

"Ketika di Stasiun ada laporan dari pihak kita akan membantu korban nah yang melanjutkan korban itu ke Kepolisian atau nggaknya tergantung korbannya. Jadi kita hanya mengantarkan ke korbannya 'oh ini lo' korban, pencopetnya ketangkap itu kita mediasi maunya kayak gimama nih korbannya. Kalau misalnya korbannya mau ke kantor polisi ya sudah dilanjutkan prosesnya," terangnya.

Dia mengatakan pengamanan di Stasiun Manggarai sudah sesuai Standar Pengamanan Minimum (SPM). Ada 66 personel keamanan yang ditambahkan sejak hari pertama penerapan perubahan rute baru.

"Nah kalau dari sisi pengamanan saat ini kita di stasiun memang udah sesuai standar pelayanan minimum, di setiap stasiun itu kita punya standar pelayanan minimum dari Kemenhub-nya, dari pemerintah ada di setiap stasiun. Jadi masing-masing ada petugas keamanannya, nah saat ini kita sudah sesuai standar. Dalam kondisi darurat saat sekarang karena ada SO 5 penambahan pun sudah ditambah," kata Leza.

"Total petugas keamanan di stasiun sebanyak 93 orang dengan pembagian 3 shift, pagi, siang dan malam. Penambahannya 66 orang (BKO-Marinir, Brimob, Polsuska, PKD dan Walka)," imbuhnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT