HUT Bhayangkara ke-76, TNI-Polri-Kemenkes Gelar Baksos Kesehatan di Banten

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Sabtu, 28 Mei 2022 14:56 WIB
(dok. Humas Polri)
Foto: (dok. Humas Polri)
Jakarta -

Polri bekerja sama dengan TNI, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan satuan tugas lain dari tenaga medis, melaksanakan bakti sosial (baksos) kesehatan di Banten. Baksos dilakukan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-76.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan ada sebanyak 1.000 orang mengikuti vaksinasi booster dengan menggunakan vaksin Pfizer, pengobatan umum, spesialis anak dan penyakit dalam. Kegiatan bakti sosial kesehatan juga dilakukan dalam rangka peringatan Haul ke-129 Guru Bangsa Syekh Nawawi Al-Bantani

"Telah dilaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan dalam rangka peringatan Haul ke-129 Guru Bangsa Syekh Nawawi Al-Bantani dan dalam rangka rangkaian HUT Bhayangkara ke-76 Tahun 2022," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, (28/5/2022).

"Dilakukan juga pembagian sembako dari Kapolda Banten terutama untuk masyarakat yang ada di sekitar Ponpes Tanara," ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wapres Ma'ruf Amin dan Ibu Hajjah Wury Ma'ruf Amin. Menurut Ma'ruf Amin, kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan sinergitas antara TNI-Polri dan Kemenkes terkait penanggulangan pandemi COVID-19 yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Diharapkan dukungan dari masyarakat agar tetap memperhatikan protokol kesehatan, menjaga diri, menjaga lingkungannya, sehingga kita bisa melewati fase pandemi dengan baik," katanya.

Saat ini untuk vaksinasi booster di Banten mencapai 24 persen per tanggal 26 Mei 2022. Partisipasi masyarakat, kata Dedi, sangat dibutuhkan guna meningkatkan percepatan vaksinasi.

Lebih lanjut, Dedi menyebut semua pelayanan ini diberikan agar dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Dan mengunggah keinginan masyarakat untuk secara mandiri melaksanakan vaksinasi booster.

"Saat ini pelayanan vaksinasi booster juga sudah mulai diberikan kepada masyarakat seperti TKI, TKW dan juga kegiatan lain seperti keberangkatan ibadah haji dan umrah," katanya.

(azh/hri)