Pengumuman! Taman Ismail Marzuki Dibuka Bertahap pada 3 Juni

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 20:39 WIB
Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, progres terkininya sudah mencapai 78 persen.
Revitalisasi Taman Ismail Marzuki, Jakarta, progres terkininya sudah mencapai 78 persen. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Taman Ismail Marzuki (TIM) di Cikini, Jakarta Pusat, segera dibuka kembali. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengatakan pembukaan TIM sekaligus memperingati hari ulang tahun (HUT) DKI Jakarta atau Jakarta Hajatan ke-495.

"Area pusat kesenian dan kebudayaan yang berlokasi di Cikini Raya, Jakarta Pusat, itu akan dibuka secara bertahap mulai 3 Juni mendatang. Pembukaan TIM ini sekaligus menyambut HUT DKI Jakarta," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Jakpro Nadia Disposanjoyo dalam keterangan tertulis, Jumat (27/5/2022).

Selain itu, di momen Jakarta Hajatan juga digelar berbagai agenda di TIM, di antaranya pameran arsitektur, pameran karya seni, dan pemutaran film. Agenda tersebut diadakan pada 3-30 Juni 2022 pukul 09.00-21.00 WIB.

"Akan digelar pameran arsitektur TIM hingga pameran karya seni, seperti lukisan, patung, kain, mixed media, dan sebagainya. Lalu akan ada pula agenda pemutaran film, workshop, dan diskusi perihal seni rupa," jelasnya.

Selain itu, Jakpro melibatkan berbagai pihak untuk menyelenggarakan rangkaian acara ini, antara lain Komisi Arsip & Koleksi Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Institut Kesenian Jakarta (IKJ), sejumlah sanggar binaan Dinas dan Suku Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, serta kolaborator lainnya.

Adapun seluruh rangkaian acara ini akan diadakan di Gedung Panjang lantai 1, 2, dan 3, Area Plaza TIM serta atap gedung parkir.

"Sementara itu, dalam rentang waktu tersebut, beberapa agenda workshop maupun diskusi akan terselenggara dengan berkolaborasi bersama beberapa pihak yang terlibat," ucapnya.

Seperti diketahui, Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, progres terkininya sudah mencapai 78 persen. Seperti Gedung Panjang yang memiliki 14 lantai yang meliputi ruang pameran, ritel, working space, perpusda, arsip HB Jassin, hingga wisma seni.

Desain gedung ini sendiri terinspirasi dari kapal pinisi dan dari lagu Rayuan Pulau Kelapa. Selain itu, gedung ini dibalut dengan Batik Tumpal Betawi berbentuk geometris segitiga sama kaki. Motif ini memiliki makna menolak bala.

Selain itu, progres lainnya meliputi pembangunan gedung Planetarium dan Pusat Latihan Seni yang mencapai 70 persen, Galeri Annex 99 persen, gedung Graha Bhakti Budaya 77 persen, dan Teater Halaman 58 persen.

(taa/aik)