Salin Rupa Acara HUT DKI Jadi Hajatan di Tangan Anies Baswedan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 07:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: dok. tangkapan layar)
Jakarta -

Peringatan hari jadi DKI Jakarta bersalin rupa di era Gubernur Anies Baswedan. Mulanya disebut ulang tahun, acara setahunan DKI Jakarta menjadi hajatan.

Acara itu kini bernama Jakarta Hajatan ke-495. Dibuka Anies Baswedan, rangkaian awal Jakarta Hajatan ke-495 digelar di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Selasa (24/5/2022).

Anies mengatakan per tahun ini, 'Ulang tahun' DKI Jakarta diubah menjadi 'Hajatan'. Anies menyebut istilah ini sangat Betawi.

"Tahun ini kita mulai gunakan istilah menggantikan nama dari 'ulang tahun' menjadi 'Jakarta Hajatan' dan hajatan dan hajatan itu istilah yang sangat Betawi. Ini adalah istilah kita di masyarakat Betawi," kata Anies di Pulau Bidadari.

Anies mengatakan hajatan memiliki makna acara yang dirayakan secara bersama-sama. Anies menyebut warga Jakarta selalu saling membantu untuk menyukseskan suatu acara sejak dulu.

"Hajatan itu pasti ramai-ramai, nggak ada hajatan soliter, nggak ada hajatan sendirian. Hajatan itu pasti semua orang datang, zaman dulu masih saling bantu untuk bisa hajatan berjalan dengan baik," ucapnya.

Dia juga berharap Jakarta Hajatan memberi pesan kolaborasi, akselerasi, serta elevasi. Anies berharap pihaknya bisa meningkatkan derajat Jakarta.

"Jadi tiga hal ini akhirnya yang buat kita bisa katakan perayaan 2022 yang ke-495 ini mengambil pesan Jakarta ada kepulauan Jakarta, hajatan dan Jakarta akan terus kolaborasi akan terus mempercepat dan akan terus meningkatkan," ujarnya.

Perihal 'Hajatan' juga sudah dijelaskan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali. Hajatan, katanya, kental dengan nuansa Indonesia.

Marullah menjelaskan branding 'Jakarta Hajatan' diharapkan dapat dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. Sedangkan tema kolaborasi, akselerasi, dan elevasi menjadi pesan optimistis untuk kemajuan Jakarta ke depan.

"Hajatan itu memiliki makna selebrasi yang kental dengan nuansa Indonesia, seperti resepsi, selamatan, dan sejenisnya atas sebuah capaian," kata Marullah saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (23/5).

Simak video 'Di Kepulauan Seribu Anies Buka Rangkain Jakarta Hajatan ke-495':

[Gambas:Video 20detik]