Hasto Respons Panda Nababan soal Cuma PDIP Berani Ajukan 2 Capres

Dwi Rahmawati - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 18:48 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto,
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto merespons pernyataan politikus PDIP Panda Nababan soal hanya PDIP yang berani mengajukan dua nama bakal capres. Hasto menegaskan hal tersebut merupakan aspirasi, namun hasil akhir tetap berada di tangan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Dalam demokrasi ini, kan mereka-mereka, rakyat, komunitas, bisa menyampaikan aspirasinya. Tetapi, dalam konstitusi partai, Ibu Megawati-lah yang mempertimbangkan dengan jernih," papar Hasto kepada wartawan di Lapangan Parkir Senayan, GBK, Jumat (27/5/2022).

Hasto mengatakan butuh pertimbangan yang matang untuk mengusung calon presiden. Dia menegaskan capres yang dipilih nantinya harus menjadi pemimpin yang bertanggung jawab terhadap masa depan masyarakat Indonesia.

"Bahwa yang kita cari adalah seorang pemimpin. Seorang pemimpin yang berani bertanggung jawab, berani memikul beban yang tidak ringan. Tetapi ikut menentukan bagi arah lebih dari 270 juta rakyat Indonesia ke depan," papar Hasto.

Dinamika pencalonan pemimpin, menurut Hasto, merupakan hal yang wajar dalam politik. Namun, dia menegaskan, hasil akhir nanti berpedoman pada keputusan Megawati Soekarnoputri.

"Ini dinamika hal yang wajar, dulu Mas Djarot Pilkada DKI berdinamika. Dinamika itu sehat, itu bagian senam di dalam sehat jasmani," ungkap dia.

Sebelumnya, Panda Nababan berbicara soal bakal calon presiden 2024. Dia mengatakan cuma PDIP yang berani mengajukan dua nama bakal capres.

"Partai di Republik ini yang berani mengajukan dua kandidat calon hanya PDIP Perjuangan. Golkar berani di luar Airlangga? Gerindra berani di luar Prabowo?" ujar Panda dalam program Adu Perspektif yang disiarkan detikcom berkolaborasi dengan Total Politik, Rabu (25/5).

"Kita ada dua, Puan Maharani sama Ganjar," jelas Panda.

Panda mengatakan hal ini merupakan realitas. Pasalnya, dua sosok itu kini marak dibicarakan masyarakat hingga kerap masuk survei.

"PDIP ini partai demokrasi. Yang muncul di permukaan kan dua (sosok), yang (sering) dibicarakan dua (sosok). Ini fakta," ujar Panda.

Meski begitu, kewenangan penunjukan capres ada di tangan Megawati Soekarnoputri selaku Ketum PDIP.

"Saya tidak punya kapasitas mencalonkan mereka berdua," jelasnya.

Lihat juga Video: Respons PDIP saat Jokowi Beri Kode Dukungan ke Ganjar: Itu Ice Breaking

[Gambas:Video 20detik]




(knv/knv)