MKD DPR Respons Kekecewaan Pihak Korban Dugaan Pemukulan Benny Harman

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 15:22 WIB
Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman
Habiburokhman (Dok. Habiburokhman)
Jakarta -

Mahkamah Kehormatan atau MKD DPR RI menanggapi kekecewaan pengacara korban kasus dugaan pemukulan pegawai restoran di Labuan Bajo, NTT, oleh anggota Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman atas respons yang disampaikan di awal. MKD DPR menyebut respons awal mereka bersifat normatif.

"Pernyataan saya kan normatif dan mengedepankan prinsip restorative justice," kata Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Habiburokhman mengatakan seharusnya pihak korban memahami konsep hukum sebagai langkah terakhir yang dilakukan. Hal itu, kata Habiburokhman, jika permasalahan tidak bisa diselesaikan dengan cara lain.

"Saya juga mantan advokat, kita harus paham konsep hukum sebagai ultimum remedium atau langkah terakhir yang dilakukan jika tidak bisa diselesaikan dengan cara lain," ujarnya.

Lebih lanjut, Habiburokhman berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Dia juga meminta tidak meributkan kasus ini secara hukum.

"Kalau bisa selesai secara kekeluargaan yang mengakomodir rasa keadilan kedua belah pihak kenapa harus ribut-ribut secara hukum," ujar Habiburokhman.

Pengacara Kecewa Respons MKD DPR

Sebelumnya, Habiburokhman berharap kasus dugaan pemukulan oleh Benny K Harman berakhir secara kekeluargaan. Pengacara korban, Piter D Ruman, kecewa terhadap respons MKD.

"Saya sedang upayakan (membuat laporan ke MKD, red), termasuk kronologi," kata Piter kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Meski akan melapor, Piter tetap mengungkap kekecewaannya terhadap respons MKD. Dia mengatakan seharusnya MKD proaktif dalam kasus ini karena sudah ramai menjadi perhatian publik.

"Soal damai itu oke, tapi soal perbuatan ini, secara etika seorang pejabat berbuat seperti itu kan tidak ada perdamaian. Ini pejabat publik mempertontonkan hal seperti itu, ini butuh tindakan tegas," ujar Piter.

Seharusnya, dia melanjutkan, MKD proaktif dengan mengagendakan pemeriksaan terkait kasus ini, seperti memanggil korban dan pengacaranya. Dia berharap MKD juga memanggil Benny K Harman.

"Ini kadang saya jengkel juga, ini bicara masalah yang sudah jadi perhatian publik. Mahkamah Kehormatan Dewan jangan lips service saja, harus reaktif," ujar Piter.

Apa yang disampaikan Habiburokhman? Habiburokhman, setelah mendapat informasi dari media, berharap kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

"Hingga saat ini belum ada laporan resmi ke MKD terkait masalah tersebut, namun kami telah mendapatkan informasi dari kedua belah pihak melalui media," kata dia.

"Kami berharap persoalan seperti ini bisa diselesaikan dengan kekeluargaan antara kedua belah pihak. Kita tahu mereka bersaudara sama-sama warga NTT yang terkenal akur dan guyub dalam kehidupan sehari-hari. Secara garis besar persoalan ini sebenarnya diawali dengan miskomunikasi," ujarnya.

Di sisi lain, Habiburokhman juga memberikan pesan kepada pihak kepolisian yang menangani kasus ini. MKD DPR tak ingin nama Benny K Harman dan terduga korban justru tercoreng.

"Kami minta aparat penegak hukum mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam perkara ini demi menjaga nama baik kedua belah pihak," imbuhnya.

Lihat Video: Rekaman CCTV Diduga Benny Harman Tampar Pegawai Resto di Labuan Bajo

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)