Dishub DKI Bakal Aktifkan Kembali Seluruh Rute TransJakarta Mulai 6 Juni

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 27 Mei 2022 13:13 WIB
Ratusan calon penumpang bersiap menaiki transportasi Bus Transjakarta di kawasan Halte Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa (10/5). Ketika libur lebaran usai, penumpang TransJakarta kembali ramai.
Ilustrasi TransJakarta (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bakal mengaktifkan kembali seluruh rute layanan TransJakarta mulai 6 Juni mendatang. Kebijakan ini diambil untuk mendukung penerapan ganjil genap di 25 ruas jalan Jakarta mulai Senin pekan depan.

"Iya, akan diaktifkan sehingga penerapan di 25 ruas jalan ini pararel diiringi adanya peningkatan kualitas dan kuantitas layanan angkutan umum," kata Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo kepada wartawan, Jumat (27/5/2022).

Sebagai informasi, sejumlah rute TransJakarta sempat ditutup selama 2 tahun terakhir imbas pandemi COVID-19. Adapun, rute layanan TransJakarta yang akan beroperasi kembali terdiri dari rute bus rapid transit (BRT), non-BRT hingga MikroTrans.

"Tanggal 6 (Juni) keseluruhannya sebagaimana dioperasionalkan pada saat sebelum pandemi itu akan direaktivasi," ujarnya.

Sedangkan untuk perpanjangan waktu operasional bus TransJakarta dan angkutan umum lainnya akan dilakukan secara bertahap. Tentunya, kata dia, dengan memerhatikan jumlah penumpang harian.

"Jadi tidak misalnya sebelumnya di satu trayek begitu dilihat sebelum pandemi kan TransJakarta sempat menyentuh angka 1.060.000 penumpang. Jadi begitu ridership (penumpang) naik, rencana operasi akan mengikuti," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI Jakarta memperluas penerapan ganjil genap (gage) menjadi 25 titik. Salah satu yang menjadi pertimbangan ialah peningkatan volume lalu lintas di 13 ruas jalan.

"Tentu begitu di beberapa ruas jalan yang saat ini tidak diterapkan ganjil genap terjadi peningkatan volume, itu menimbulkan beberapa ruas jalan alternatif di pusat kota menjadi padat," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Rabu (25/5).

Syafrin mengatakan peningkatan volume lalu lintas memang terlihat setelah libur Lebaran. Dia meyakini perluasan ganjil genap efektif mengurangi kepadatan lalu lintas di ruas jalan saat jam sibuk.

"Jadi, dengan diterapkan 25 ruas jalan, kinerja lalu lintas pada ruas jalan sibuk itu akan kembali turun. Kita harapkan produktivitas masyarakat kembali naik," ujarnya.

(taa/fas)