Mahasiswa Tersangka Teroris di Malang Terancam 5 Tahun Penjara

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Kamis, 26 Mei 2022 12:35 WIB
Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar saat jumpa pers di Mabes Polri
Foto: Karin Nur Secha/detikcom
Jakarta -

Seorang mahasiswa tersangka teroris berinisial IA telah ditangkap Densus 88 Antiteror Polri. IA terancam hukuman 5 tahun penjara.

"Dengan ancaman hukumannya pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun," kata Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Kamis (26/5/2022).

IA diduga melanggar Pasal 15 juncto 7 dan Pasal 13A Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Terorisme Menjadi Undang-Undang.

Aswin mengatakan sangkaan tersebut masih bisa berubah. Hal itu sesuai dengan proses penyidikan yang masih berjalan.

"Namun sangkaan ini masih dapat berkembang sesuai hasil penyidikan," kata Aswin.

IA Ternyata Mahasiswa UB

Universitas Brawijaya (UB), Malang, mengakui IA merupakan mahasiswanya. UB turut prihatin atas kejadian ini.

"Pertama, kami tentu sangat prihatin dan menyayangkan terjadinya peristiwa tersebut. Bagaimanapun, itu mahasiswa kami," ujar Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof Abdul Hakim dalam konferensi pers di gedung Rektorat UB, Jalan Veteran, Kota Malang, seperti dikutip dari detikJatim, Rabu (25/5).

Hakim mengatakan pihaknya belum dapat berkomunikasi langsung dengan IA karena dalam penanganan Densus 88.

"Kami sudah mengetahuinya (ditangkap). Saya sudah menghubungi (Densus) dan diminta bersabar, karena yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan," katanya.

Simak peran IA di halaman selanjutnya..

Tonton juga Video: Potret Poster UAS Pahlawan NKRI di Demo Kedubes Singapura

[Gambas:Video 20detik]