Densus 88 Tangkap Mahasiswa di Malang Pengumpul Dana untuk ISIS

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 15:35 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (Adhyasta-detikcom)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

Densus 88 Antiteror Polri menangkap satu orang tersangka teroris berinisial IA yang mengumpulkan dana untuk kelompok teroris ISIS. IA diketahui merupakan mahasiswa di Kota Malang, Jawa Timur.

"Keterlibatan IA yaitu yang bersangkutan melakukan pengumpulan dana untuk membantu ISIS di Indonesia," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brijen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).

Ramadhan mengatakan IA ditangkap pada Senin kemarin (23/5) sekitar pukul 12.00 WIB di Malang. IA juga disebut mengelola media sosial untuk menyebarkan materi-materi ISIS.

"Kemudian yang bersangkutan mengelola media sosial dalam rangka penyebaran materi-materi ISIS terkait dengan tindak pidana terorisme," katanya.

Selanjutnya, Ramadhan mengatakan IA juga sempat melakukan komunikasi pada tersangka teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) inisial MR. MR sendiri juga telah ditangkap.

"Dan yang ketiga yang bersangkutan berkomunikasi secara intens dengan tersangka dari kelompok JAD atas nama MR yang sudah ditangkap, dalam rangka merencanakan amaliah terhadap fasilitas umum dan kantor-kantor polisi," katanya.

Lebih lanjut, penyidik Densus juga masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait keterlibatan tersangka IA.

"Kemudian tindak lanjut penyidik Densus melakukan pemeriksaan dan pengembangan keterlibatan tersangka tersebut," ujarnya.

Densus Amankan 1 Teroris di Poso

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri kembali menangkap seorang tersangka teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah, berinisial MRW. Diketahui, MRW secara sukarela menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

"Iya betul. Telah menyerahkan diri 1 orang tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan saat dimintai konfirmasi, Kamis (19/5/2022).

Ramadhan mengatakan MRW menyerahkan diri pada Rabu (18/5) kemarin. MRW diketahui pernah mengikuti pelatihan teroris sebanyak dua kali dan sudah dibaiat oleh pemimpin ISIS.

Tonton juga Video: Polri: 16 Teroris NII Ingin Gulingkan Pemerintahan-Ubah Ideologi Negara

[Gambas:Video 20detik]



(azh/rak)