TNI Tetap Tak Tambah Pasukan di Perbatasan Timor Leste
Senin, 05 Jun 2006 16:44 WIB
Jakarta - Konflik di Dili, Timor Leste, terus memanas. Namun demikian, Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Soeyanto kembali memastikan tidak ada penambahan pasukan dan armada di perbatasan Timor Leste dan Indonesia."Kita tetap memperkuat dan meningkatkan kewaspadaan. Itu sudah ditangani dengan baik oleh aparat teritorial setempat yang dibantu 2 sampai 3 batalyon dan itu tidak ada penambahan," kata Djoko di Gedung Departemen Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (5/6/2006).Selain pasukan, menurut dia, Hercules dan kapal dikerahkan di perbatasan, dan setiap saat bisa diminta bantuannya.Djoko berharap titik kerusuhan di Timor Leste segera terlokalisir. "Komunikasi saya dengan Panglima Angkatan Bersenjata Australia bagaimana kita bisa membatasi atau melokalisir masalah itu ada di Dili saja supaya tidak merembet ke perbatasan dan mereka berjanji untuk menjaga itu. Satu-satunya eksyen jangan ada lubang pelarian. Kalau ada, kita kembalikan," jelasnya.Lebih lanjut Djoko menyatakan WNI asal Dili yang sudah dapat dievakuasi kurang lebih berjumlah 3.900. "Mereka berada di Dili. Tetapi yang di luar Dili agak susah masuk karena faktor keamanan. Tetapi setiap saat mereka bisa dikumpulkan di kedutaan untuk dievakuasi," kata Djoko.
(aan/)










































