Ironi Duo Hakim Tersangka Sabu Kerap Vonis Perkara Narkoba

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 22:01 WIB
Kantor Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung
Kantor PN Rangkasbitung (Fathul Rizkoh/detikcom)
Jakarta -

Kasus dua hakim Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung, Banten, yang tertangkap atas kasus narkoba bikin miris. Sebab, kedua hakim tersebut diketahui sering kali menangani perkara narkotika.

Dirangkum detikcom, Rabu (25/5/2022), kedua hakim itu adalah YR (39) dan DA (39). Kini, YR dan DA telah ditetapkan menjadi kasus tersebut.

Dilihat dari laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Rangkasbitung, dua hakim tersangka itu sedikitnya telah menangani tiga perkara narkotika sepanjang awal tahun 2022. Tersangka YR (39) sering bertugas sebagai hakim anggota dalam menangani perkara narkotika.

Perkara narkotika terakhir yang dapat dilihat melalui laman SIPP ialah pada 8 Fewbruari lalu. Putusan perkara kemudian dibacakan pada 24 April untuk memberi vonis kepada terdakwa.

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 5 (lima) tahun dan denda Rp 1 Miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 2 (dua) tahun," tulis salah satu putusan yang ditangani YR pada 20 April.

Selain perkara narkotika, perkara lainnya yang ditangani tersangka YR (39) adalah pencurian, penganiayaan, dan perlindungan anak.

Sama dengan YR, tersangka DA (39) juga menjadi hakim anggota pada tiga perkara narkotika yang dia tangani. Perkara narkotika terakhir yang dapat dilihat melalui laman SIPP, yaitu pada 31 April lalu. Proses persidangan terus berjalan hingga pembacaan putusan atau vonis kepada terdakwa.

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan 6 (enam) bulan," tulis salah satu putusan yang pernah ditangani DA pada 19 Mei lalu.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan Video 'Positif Narkoba! Dua Hakim PN Rangkasbitung Dibekuk BNN':

[Gambas:Video 20detik]