2 Hakim di Banten Tersangka Sabu, Ketua KY Bilang Begini

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 16:07 WIB
Ketua Komisi Yudisial (KY) Mukti Fajar Nur Dewata di Bantul, DIY, Kamis (9/12/2021).
Mukti Fajar (Pradito Rida Pertana/detikcom)
Jakarta -

Dua orang hakim inisial DA (39 dan YR (39) di PN Rangkasbitung, Banten, ditetapkan jadi tersangka kasus narkoba. Ketua Komisi Yudisial (KY) Mukti Fajar Nur Newata mengatakan pihaknya memantau perkembangan kasus itu.

"Yang pasti Komisi Yudisial sudah bergerak," kata Fajar saat ditemui di Sportorium UMY, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, seperti dikutip dari detikJateng, Rabu (25/5/2022).

Fajar menyebut KY selalu melakukan pengawasan setiap proses hukum di pengadilan. Dia berharap hakim yang terlibat kasus narkoba tidak terulang lagi.

"Kita selalu melakukan pemantauan di setiap proses-proses hukum di peradilan sehingga sudah jadi tugas kewenangan kita di Komisi Yudisial," ucapnya.

DA (39) dan YR (39) sebelumnya ditangkap atas kepemilikan sabu seberat lebih dari 20,634 gram. BNN Banten menyebut kedua tersangka memesan narkoba dari Sumatera.

YR memesan sabu dari Sumatera, yang dikirim melalui jasa pengiriman ekspedisi ke Rangkasbitung. Pengiriman barang haram itu terendus oleh BNN dan Bea-Cukai, yang melakukan kontrol pengiriman.

Baca berita lengkapnya di sini.

(lir/dhn)