Aset Purnawirawan TNI Tersangka Kasus Proyek Perumahan Dilacak Jaksa

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 16:36 WIB
Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana. Penggeledahan Kejagung di salah satu tempat yang di geledah
Ketut Semudana (Dok. Kejagung)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) melacak aset milik tersangka Kolonel Czi (Purn) CW AHT dan tersangka berinisial KGS MMS dalam kasus dugaan korupsi dana tabungan wajib perumahan TNI Angkatan Darat (TWP AD) tahun 2013-2020. Kejagung melacak aset tersangka di Boyolali, Jawa Tengah.

"Tim penyidik koneksitas pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmil) telah melaksanakan pelacakan/peninjauan aset berupa dua unit villatel yang terkait dengan tersangka Kolonel Czi (Purn) CW AHT dan tersangka KGS MMS, bertempat di Al Azhar Azhima Hotel Resort and Convention Jl Embarkasih H No 24 Kelurahan Gagaksipat, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali Jawa Tengah," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangan pers tertulis, Rabu (25/5/2022).

Ketut menerangkan, tim Kejaksaan Negeri Boyolali sebelumnya berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Boyolali tentang harga zonasi. Tak hanya itu, pihaknya juga berkoordinasi tentang harga pasaran villatel.

"Selasa, 24 Mei 2022, pukul 09.50 WIB, tim berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Boyolali untuk mengkoordinasikan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Boyolali tentang harga zonasi dan surat keterangan tidak dalam peletakan hak tanggungan/roya dan di Kelurahan Gagak Sipat berkaitan dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan harga pasaran villatel tersebut," ungkapnya.

Kemudian, Ketut menerangkan, tim bergerak dan meninjau 2 dua unit Villatel Tive Pecinaan dan Tive Kolonial di Al Azhar Azhima Hotel Resort dan Convention. Tim kemudian mengajukan persetujuan penyitaan untuk dijadikan alat bukti ke Pengadilan Negeri Semarang.

"Selanjutnya, pada pukul 11.00 WIB-12.00 WIB, meninjau dua unit Villatel Tive Pecinaan Nomor 16 (Kamar Nomor 130 dan 131) dan Tive Kolonial Nomor 19 (Kamar Nomor 236 dan 237) di Al Azhar Azhima Hotel Resort and Convention," ungkapnya.

"Pada Rabu, 25 Mei 2022, pukul 09.30 WIB, tim mengajukan persetujuan mengenai persetujuan penyitaan terhadap barang bukti tersebut kepada Pengadilan Negeri Semarang," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Eksepsi Brigjen Yus soal Dugaan Korupsi Tabungan Perumahan TNI AD Ditolak

[Gambas:Video 20detik]