Bupati Rokan Hulu dan Bupati Kampar Rebutan Sumur Minyak
Senin, 05 Jun 2006 15:46 WIB
Jakarta -
Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad Msi dan Bupati Kampar Jefry Noer dipanggil Menteri Dalam Negeri M Ma'ruf ke Jakarta. Gara-garanya, kedua bupati itu berebut sumur minyak.Kedua bupati itu dipertemukan M Ma'ruf di ruang kerjanya di Departemen Dalam Negeri (Depdagri), Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (5/6/2006). Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Riau, Rusli Zaenal.Perselisihan dua bupati tersebut terkait selesainya kontrak kerja PT Chevron sebagai pengelola sumur minyak tersebut. Sementara sumur-sumur minyak tersebut berada di perbatasan kedua kabupaten. Perebutan terjadi karena sumur minyak tersebut dinilai bisa memberian sumbangan yang besar bagi pendapatan asli daerah.Dirjen Pemerintahan Umum Depdagari, Sudjuangan Situmorang, yang ikut menghadiri pertemuan tersebut mengatakan, yang berhak menjadi penengah kasus ini adalah Gubernur Riau. Sebab, kata Sudjuangan, kedua bupati itu berada di bawah koordinasi Gubernur Riau.Gubernur Riau Rusli Zaenal usai pertemuan kepada wartawan mengatakan, sudah tercapai kesepakatan antara kedua bupati tersebut. Semua sumur minyak yang ada akan dikelola oleh kedua daerah. "Secara teknis nantinya akan ditunjukan suatu operator. Jadi dikelola oleh perusda (perusahaan daerah) dan daerah akan diberi fee," tutur Rusli.
(djo/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































