Viral 'Ada Copet tapi Petugas Dishub Diam Saja', Begini Penjelasannya

Indra Komara - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 11:59 WIB
Seorang perempuan di copt
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta - Viral aksi pencopetan terekam kamera di Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur (Jaktim). Copet mengambil barang milik warga yang sedang berkendara sepeda motor.

Dilihat detikcom, Rabu (25/5/2022), video tersebut memperlihatkan seorang pria berlari menuju pengendara sepeda motor. Pria mengenakan baju hitam itu kemudian mencuri barang pengendara motor tersebut.

Salah seorang petugas Dishub terekam dalam kamera sedang mengatur lalu lintas. Narasi dalam video viral itu menyoroti petugas Dishub yang diam saja ketika ada aksi pencopetan.

Kasatpel Terminal Pulogadung Tatang Yayat Hidayat membenarkan adanya aksi pencopetan tersebut. Namun dia membantah anggotanya diam melihat aksi pencopetan itu.

Tatang menuturkan peristiwa itu terjadi pada Selasa (24/5) kemarin pukul 09.00 WIB. Dia menyebut petugasnya fokus mengatur lalu lintas.

"Dari kemarin sudah dianalisis. Kejadiannya kurang lebih jam 9 pagi, petugas kami memang rutin di sana itu ngatur lalu lintas. Cuma untuk mapping lokasinya pintu keluar sisi selatan, jadi copetnya itu lalu lintas yang dari selatan ke utara copetnya. Petugas kami di pintu keluar sisi timur ngaturnya, memang kalau di video kelihatannya dekat, cuma memang petugas kami benar-benar nggak lihat," kata Tatang kepada wartawan.

Tatang mengatakan pihak manajemen UPT Terminal Pulogadung di bawah Sudinhub Jaktim tengah berupaya menambah kamera CCTV untuk pengawasan. Dia mengatakan memiliki keterbatasan jumlah petugas untuk pengawasan di area terminal.

"Kami meningkatkan koordinasi dengan petugas kepolisan, tapi saya juga mengedepankan keselamatan juga," katanya.

Tatang menyebut kerap memergoki aksi pencopetan di Terminal Pulogadung tapi tak berhasil ditangkap karena langsung melarikan diri. Saat ini, lanjut Tatang, pihaknya akan membuat laporan kronologi terkait pencopetan tersebut.

"Terkait kejadian kemarin, sebenarnya bukan diam saja, tapi memang tidak tahu karena fokus atur lalu lintas di kondisi peak hour, jam sibuk. Saya tanya ke yang bersangkutan pun benar-benar tak melihat. Saya lagi bikin laporan juga ke pimpinan ke Ka-UPT mungkin dilanjutkan ke Pak Kadis. Laporannya itu kronologisnya yang terjadi di lapangan salah satunya copet yang tadi. Kedua melaporkan petugas kami benar-benar tak melihat," sambung Tatang.

Selain itu, Tatang mengatakan ke depan dia akan membatasi jumlah pedagang liar di area Terminal Pulogadung. Hal itu untuk mengurangi kriminalitas di terminal.

"Mau batasi pedagang liar di terminal untuk mempersempit ruang gerak kejahatan, khususnya copet," kata dia.

Simak juga Video: Terduga Copet Diamankan di Tengah Massa Aksi 11 April di Kawasan Monas

[Gambas:Video 20detik]



(idn/dhn)