Ketum PAN Zulhas Hadiri Pembekalan Antikorupsi di KPK

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 10:52 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Magelang, Rabu (2/3/2022).
Ketum PAN Zulkifli Hasan (Eko Susanto/detikJateng)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menghadiri pembekalan antikorupsi di gedung KPK Kaveling 1, Kuningan. Dalam acara ini, turut hadir puluhan pengurus PAN.

Program ini merupakan lanjutan program Executive Briefing kepada 20 pimpinan dan pengurus partai politik (parpol) dalam Program Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu pada Rabu (18/5) silam.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (25/5) pukul 09.00-12.00 WIB. Nantinya, pembekalan ini juga diikuti anggota PAN yang lainnya secara daring. Ketua KPK Firli Bahuri direncanakan membuka kegiatan bersama Zulkifli Hasan.

"Dalam pembekalan ini akan disampaikan materi dalam bentuk ceramah tentang tindak pidana korupsi dan membangun integritas partai politik, serta cara meningkatkan kesadaran berpolitik dalam penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) yang bersih dan bebas dari korupsi," kata Plt Juru Bicara KPK Ipi Maryati dalam keterangannya, Rabu (25/5/2022).

Ipi menjelaskan nantinya akan ada sesi dialog seputar upaya dan inisiasi strategis hingga tantangan parpol dalam pemberantasan korupsi. Serta terkait soal pembangunan budaya politik berintegritas.

"Selain itu juga akan ada sesi dialog membahas upaya dan inisiatif strategis, capaian, tantangan dan kendala yang dihadapi parpol dalam pemberantasan korupsi serta upaya pembangunan budaya politik berintegritas," sambungnya.

Ipi menyebut nantinya akan ada penandatanganan komitmen ketua umum parpol untuk menginternalisasi dan membangun integritas internal parpol. Ipi menyebut hal itu soal integritas parpol dalam hal menolak money politics.

"Komitmen itu terkait integritas parpol dalam hal menolak money politics, benturan kepentingan, suap, pemerasan, gratifikasi dan tindak pidana korupsi lainnya; kesediaan sebagai role model dalam pemberantasan tindak pidana korupsi; kesediaan untuk meningkatkan pengetahuan antikorupsi, pengembangan politik cerdas berintegritas melalui pembelajaran antikorupsi yang difasilitasi oleh Pusat Edukasi Antikorupsi KPK; dan terlibat secara aktif dalam gerakan antikorupsi di lingkungan partai politik," sambungnya.

(dnu/dnu)