Muhammadiyah ke Kedubes Inggris: Jangan Rusak Keyakinan dan Budaya RI

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 25 Mei 2022 08:56 WIB
Sekjen MUI Anwar Abbas.
Anwar Abbas (Dok. detikcom)
Jakarta -

Dubes Inggris untuk RI Owen Jenkins disebut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) telah mencatat kekecewaan Indonesia terkait kantor kedubesnya yang sempat mengibarkan bendera pelangi LGBT. PP Muhammadiyah memberi pesan kepada Dubes Inggris.

"Kita sama-sama menginginkan kehidupan dunia yang aman, damai, dan bersahabat. Untuk itu, saya mengimbau Kedutaan Besar Inggris untuk menghormati agama dan budaya bangsa Indonesia," Ketua PP Muhammadiyah Anwar Abbas kepada wartawan, Selasa (24/5/2022).

Anwar Abbas menyebut seluruh agama yang diakui di Indonesia tak membiarkan adanya LGTB. Oleh sebab itu, Anwar Abbas meminta nilai agama dan budaya Tanah Air dihormati.

"Dalam budaya dan ajaran semua agama yang diakui negara di negeri ini tidak ada satupun yang mentolerir praktik LGBT. Oleh karena itu saya meminta Kedubes Inggris agar menghormati agama dan budaya bangsa Indonesia," ujarnya.

Petinggi MUI ini tak ingin keyakinan dan budaya di Indonesia diganggu oleh nilai yang tidak sesuai. "Untuk itu, saya berharap hormatilah agama dan budaya kami. Jangan singgung dan rusak keyakinan dan budaya bangsa kami," imbuhnya.

Kantor Kedubes Inggris untuk Indonesia sebelumnya sempat mengibarkan bendera pelangi LGBT. Kemlu RI memprotes tindakan Kedubes Inggris itu. Dubes Inggris dinyatakan telah mencatat kekecewaan Indonesia.

Dubes Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins, telah memenuhi panggilan Kemlu RI untuk mengklarifikasi pengibaran bendera LGBT pada 17 Mei pekan lalu itu. Pihak Kemlu RI kemudian menyampaikan sikap resminya atas tindakan pihak Inggris.

Simak juga video 'Buntut Bendera LGBT, PBNU Minta Kedubes Inggris Hormati Adat Istiadat':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: