Kapolda Metro ke Kapolsek: Jangan Jadi 'Pangkodamar'!

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 13:30 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memimpin pelantikan dan serah terima jabatan Kapolsek.
Kapolda Metro Jaya melantik 28 kapolsek baru. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran melantik 28 kapolsek baru di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Fadil meminta para kapolsek aktif turun ke tengah masyarakat.

"Menjadi kapolsek juga menjadi pembuktian aparat kepolisian yang berbasis sains. Apa itu? Sains itu knowledge, itu dasarnya adalah fakta. Anda harus turun ke lapangan, melihat dengan mata kepala sendiri, merasakan sendiri persoalan-persoalan sosial, kejahatan, kamtibmas yang dialami oleh masyarakat," kata Fadil di gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Menurut Fadil, penyelesaian persoalan tidak bisa dilakukan tanpa melihat langsung ke lokasi. Dia lalu menyinggung soal 'Pangkodamar'.

"Tidak mungkin Anda berhasil kalau Anda memimpin dari dalam kamar. Pangkodamar, panglima komando dari dalam kamar. Tidak mungkin, Anda harus berangkat (turun ke lokasi)," katanya.

Selain itu, Fadil menekankan perubahan orientasi pencapaian saat menjabat sebagai kapolsek. Dia mengatakan para kapolsek saat ini diminta melakukan pencegahan kejahatan dibandingkan pengungkapan tindak kejahatan.

"Warnai tugas Anda di kepolisian dengan lebih berorientasi, lebih mencegah kejahatan, penyelesaian masalah. Tolok ukur keberhasilan Anda sebagai kapolsek yang saya lihat bukan seberapa besar Anda mengungkap kasus, tapi yang saya lihat adalah seberapa banyak Anda mampu mencegah timbulnya korban," jelas Fadil.

Dia mengatakan semakin banyak laporan polisi yang diterima di sebuah polsek, itu menandakan kinerja yang buruk dari kepolisian mencegah terjadinya peristiwa kejahatan.

"Makin banyak laporan polisi berarti Anda gagal menjadi kapolsek. Makin sedikit laporan polisi, khususnya kejahatan kekerasan, berarti Anda berhasil jadi kapolsek," pungkas Fadil.


Bakal Perbanyak Sidak ke Polsek

Fadil menyebut prestasi seseorang akan menentukan posisinya di institusi kepolisian. Dia juga mengatakan bakal melakukan evaluasi dalam tiga bulan dan memperbanyak sidak.

"Prestasi tidak ditentukan oleh posisi, tapi prestasi akan menentukan posisi," kata Fadil.

"Saya akan melakukan evaluasi dalam tiga bulan mana yang tetap konsisten dan semangat dan mana yang melempem seperti kerupuk kena angin, saya akan evaluasi," sambungnya.

Selain itu, Fadil juga meminta kepada anggotanya di polsek-polsek wilayah hukum (wilkum) Polda Metro tidak terlena dengan jabatan. Dia berjanji akan rutin melakukan sidak ke beberapa polsek saat pelaksanaan apel pagi.

"Jangan kaget suatu saat saya akan memimpin apel pagi di tempat kalian. Bagi serse-serse yang tidak pernah apel pagi siap-siap aja saya akan datangi pagi-pagi. Kalau kamu belum bangun, siap-siap aja," ujar Fadil.

"Yang biasanya ke kantor jam 12 siang, siap-siap aja saya datangi. Ini supaya kau dekat dengan anggotamu, dekat dengan keluargamu. Jangan kau terlena dengan kehidupan di Polda ini," sambungnya.

Lihat juga Video: Kompolnas Harap Sosok Polwan Bisa Muncul di Hoegeng Award 2022

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/haf)