Raih Profesor, Dekan FH Unej Kini Jadi Guru Besar Hukum Perundang-undangan

Andi Saputra - detikNews
Selasa, 24 Mei 2022 13:27 WIB
Bayu Dwi Anggono
Bayu Dwi Anggono (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Dekan Fakultas Hukum Universitas Jember (FH Unej) Dr Bayu Dwi Anggono SH MH hari ini meraih gelar profesor. Kini Prof Bayu secara resmi menjadi guru besar dalam bidang ilmu perundang-undangan pada usia 39 tahun.

"Alhamdulillah hari ini SK gubes sudah diterima," kata Prof Bayu Dwi Anggono saat dihubungi detikcom, Selasa (24/5/2022).

Prof Bayu Dwi Anggono menyelesaikan S1 dari FH Unej. Setelah itu, ia melanjutkan S2 dan S3 di Universitas Indonesia. Untuk S2 ia selesaikan pada 2007 dengan tesis soal Keputusan Bersama Menteri dalam Perundang-undangan Republik Indonesia. Sedangkan doktor diraih pada 2010 setelah meneliti 428 UU yang dihasilkan DPR dan pemerintah sepanjang periode 1999-2012.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungannya selama ini," ujar Prof Bayu Dwi Anggono, yang lahir pada 23 Juni 1982.

Selepas lulus dari FH Unej, ia mengajar di almamaternya itu hingga akhirnya terpilih menjadi dekan sejak akhir 2020. Selain mengajar, Prof Bayu Dwi Anggono, yang aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), juga tercatat sebagai Sekjen Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN).

Prof Bayu Dwi Anggono juga sudah menelurkan banyak buku dan berbagai tulisan di berbagai jurnal ilmiah. Buku tersebut di antaranya 'Perkembangan Pembentukan Undang-undang di Indonesia', 'Pokok-Pokok Pemikiran Penataan Peraturan Perundang-undangan di Indonesia', dan 'Perspektif Konstitusi Indonesia pada Kerja Sama Partai Politik dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden'.

Selain itu, Prof Bayu Dwi Anggono kerap menjadi pembicara di berbagai seminar hingga media massa. Prof Bayu Dwi Anggono juga wira-wiri jadi ahli di Mahkamah Konstitusi (MK) dan di pengadilan. Kini ayah dua anak itu memilih menetap di Jember, Jawa Timur.

(asp/zap)