Suara Gemuruh Gunung Merapi Makin Keras

Suara Gemuruh Gunung Merapi Makin Keras

- detikNews
Senin, 05 Jun 2006 11:08 WIB
Yogyakarta - Gempa Sabtu (27/5/2006) lalu diyakini mempengaruhi aktivitas Gunung Merapi. Hingga Senin (5/6/2006), aktivitas Merapi masih tinggi. Merapi yang kini tetap berstatus 'Awas' masih terus mengeluarkan awan panasnya. Yang menarik, saat mengeluarkan awan panas, Merapi makin bersuara gemuruh. Merapi kembali mengeluarkan awan panas pada Minggu (4/6/2006) pukul 18.03 WIB. Proses pengeluaran awan panas ini tidak terputus hingga hari ini. Saat bersamaan munculnya awan panas, terdengar pula suara gemuruh dari puncak menuju hulu sungai. Suara gemuruh ini bahkan bisa terdengar dari Pos Pengamatan Kaliurang. Padahal., jarak Pos Kaliurang dengan puncak Merapi sekitar 7 km. "Semua awan panas dominan mengarah ke arah selatan, ke Kali Gendol dengan jarak maksimal 4 km," imbuh Subandriyo, Kepala Seksi Gunung Merapi, di Kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), Yogyakarta, Senin (5/6/2006) . Total luncuran awan panas yang tercatat di seismograf sebanyak 73 kali. Namun kata dia, cuaca sepanjang malam hingga menjelang pagi di sekitar puncak diselimuti kabut tebal sehingga pengamatan tidak sempurna. Dari Pos Pengamatan Kaliurang secara visual hanya dapat teramati sebanyak 4 kali awan panas masuk ke hulu Kali Krasak dan sebanyak 4 kali ke Gendol dengan jarak luncur maksimum 3 km.Guguran lava pijar yang masuk ke hulu Kali Krasak di sektor barat daya sebanyak 16 kali dengan jarak 2 km. Sedang guguran lava pijar yang masuk ke sektor selatan ke hulu Kali Gendol sebanyak 21 kali dengan jarak 1 km.Total pada hari Minggu kemarin, berdasarkan data dari Pos Kaliurang tercatat 18 kali guguran lava pijar yang mengarah ke Kali Krasak, Boyong, dengan jark 2 km. Sebanyak 69 kali ke arah hulu Kali Gendol dengan jakar masimal 4 km. "Namun semua luncuran awan panas itu tidak dapat teramati secara visual karena cuaca yang terus berkabut," kata dia. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads