detikcom Do Your Magic

Dishub DKI Awasi Trotoar Metropole dan Dukung Pemasangan Portal S

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 20:27 WIB
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo
Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo (Tiara/detikcom)
Jakarta -

Pejalan kaki mengeluhkan trotoar di Jl Pegangsaan sekitar Metropole Jakarta Pusat ini diinvasi pemotor bandel. Dinas Perhubungan DKI Jakarta bakal menempatkan personelnya supaya jalur pedestrian tak diterabas pemotor.

"Terhadap pemotor yang menerabas trotoar di Metropole, kami terus melakukan pengawasan melalui patroli terhadap pelanggaran atau penyalahgunaan trotoar," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada detikcom, Senin (23/5/2022).

Dishub DKI mengaku senantiasa mengawasi trotoar itu. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, trotoar memang tidak boleh diterabas kendaraan bermotor.

Pemotor bandel masih kerap terlihat di sejumlah kawasan ibu kota. Salah satu aksinya menerabas trotoar di depan Bioskop Metropole, Jakarta. Ini penampakannya.Pemotor bandel masih kerap terlihat di sejumlah kawasan Ibu Kota. Salah satu aksinya menerabas trotoar di depan Bioskop Metropole, Jakarta. Ini penampakannya. (Andhika Prasetia/detikcom)

Untuk mengatasi ketidaktertiban di daerah yang tak terlalu jauh dari Stasiun Cikini itu, Pemprov DKI akan memasang portal S, yakni semacam pagar yang bisa menghalangi pemotor, namun bisa dilalui kursi roda kaum disabilitas. Dishub DKI berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga (DBM) DKI Jakarta untuk memasang portal S.

"Selain itu, upaya lain yang kami tempuh adalah menempatkan petugas pada lokasi-lokasi yang pelanggarannya masif, serta berkoordinasi dengan DBM untuk penambahan pemasangan Bollard dan portal S," kata Syafrin.

Portal S di depan Mal Kuningan City Jakarta Selatan  telah terpasang kini trotaorpun bebas dari para pemotor.Contoh portal S yang dipasang di trotoar median jalan depan Mal Kuningan City, Jaksel. (Agung Pambudhy/detikcom)

Masyarakat, khususnya pemotor, diimbaunya untuk tidak lagi menerobos trotoar Metropole. Kawasan itu bukannya sepi pejalan kaki. Para pejalan kaki merasa haknya dirampas pemotor. detikcom Do Your Magic sempat mendengarkan langsung keluh kesah pedestrian di lokasi, Selasa (17/5) pekan lalu.

Kondisi trotoar Jl Pegangsaan Timur Jakpus yang diserobot pemotor, 17 Mei 2022 sore. (Annisa RF/detikcom)Kondisi trotoar Jl Pegangsaan Timur Jakpus yang diserobot pemotor, 17 Mei 2022 sore. (Annisa RF/detikcom)

Salah satu pejalan kaki bernama Irma menuturkan setiap sore dia melintasi trotoar ini. Setiap harinya pula, banyak pengendara motor yang berlalu-lalang di trotoar.

"Perlu tindak tegas ya. Karena ini kan udah merampas hak kita. Toh fungsi utama trotoar itu kan buat memudahkan sekaligus memberi pelayanan kepada pejalan kaki," kata Irma. Dia hanya salah satu pejalan kaki yang berharap keadaan tertib. Selain Irma, tentu semua orang berharap keadaan bisa lebih tertib.

(azl/dnu)