Catat! Ini Rute Baru KRL Jabodetabek yang Berlaku Mulai 28 Mei

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 15:23 WIB
Mulai 18 Mei 2022, kapasitas penumpang Commuter Line ditambah. Jika sebelumnya 60 persen kini menjadi 80 persen atau 130-135 pengguna per kereta.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) akan melakukan kegiatan switch over (SO) ke-5 di Stasiun Manggarai untuk merampungkan pembangunan agar sesuai jadwal. Kegiatan tersebut akan dilakukan pada Jumat (27/5) malam hingga Sabtu (28/5) dini hari.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten Rode Paulus menuturkan kegiatan SO ke-5 ini perlu dilakukan untuk menata dan mengkondisikan jalur kereta api di Stasiun Manggarai sehingga pembangunan dapat dilanjutkan.

"Kami akan memanfaatkan window time atau waktu jeda antara jam operasional kereta yang dimulai setelah kereta terakhir selesai beroperasi dan sebelum kereta pertama memulai perjalanan di esok harinya untuk pengerjaan SO 5 ini," tutur Rode dalam keterangan tertulis, Senin (23/5/2022).

Menurut Rode, hal tersebut dilakukan agar perjalanan kereta api termasuk KRL Commuterline tidak terganggu. Sebab kegiatan ini dilakukan dengan mengaktifkan jalur sementara untuk jalur 1 dan jalur 2, sekaligus menutup jalur 3, mengganti sistem persinyalan, serta memasang dan mengganti jaringan listrik aliran atas (JLAA) untuk menyesuaikan perubahan jalur.

"Total terdapat 8 titik pengerjaan saat SO 5 nanti dan akan menyambungkan Jalur 1 dan Jalur tiga yang temporary dengan yang existing dan menutup Jalur 3 sehingga pekerjaan struktur sipil bangunan gedung Stasiun Manggarai sisi timur bisa mulai dikerjakan agar target pengoperasian bangunan gedung di tahun 2023 bisa terealisasikan," ungkapnya.

Setelah kegiatan SO 5 dilakukan, dilanjutkan dengan penyesuaian jalur di Stasiun Manggarai di mana jalur 1 dan jalur 2 hanya akan melayani Kereta Api Jarak Jauh, dan jalur 3 akan dinonaktifkan. Sementara untuk KRL Commuterline lintas Bekasi/Cikarang Line akan dilayani di jalur 6 dan jalur 7. Lintas Bogor Line akan dilayani di jalur 10, jalur 11, jalur 12, dan jalur 13.

"Kami memohon dukungan dan doa restu masyarakat agar pelaksanaan SO 5 nanti dan pengerjaan pengembangan Stasiun Manggarai secara umum dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan selamat," ujar Rode.

Selain mengubah jalur pelayanan kereta api, pelaksanaan SO 5 juga akan menyesuaikan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) KRL Commuterline. Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyebut GAPEKA hasil penyesuaian pasca SO 5 akan merubah pola operasi KRL Commuterline yang cukup signifikan untuk Bogor Line dan Bekasi/Cikarang Line seperti berikut.

- KRL Lin Bogor hanya menuju ke Stasiun Jakarta Kota sedangkan untuk KRL Lin Cikarang menggunakan 2 pola operasi.

1. Full Racket (Looping)

Cikarang/Bekasi - Jatinegara - Manggarai - Kampung Bandan - Pasar Senen - Jatinegara - Bekasi/Cikarang
Cikarang/Bekasi - Jatinegara - Pasar Senen - Kampung Bandan - Manggarai - Jatinegara - Bekasi/Cikarang

2. Half Racket

Cikarang/Bekasi - Jatinegara - Manggarai - Tanah Abang - Kampung Bandan (PP)
Cikarang/Bekasi - Jatinegara - Manggarai - Tanah Abang - Angke (PP)

- Serpong Line, Tangerang Line dan KA Bandara Soetta tidak ada perubahan

Klik halaman selanjutnya >>>

Simak juga 'Stasiun Gambir dan Pasar Senen Hapus Syarat Antigen-PCR, Tapi':

[Gambas:Video 20detik]