Strategi Hutama Karya Cetak SDM Adaptif di Tahun Bonus Demografi

Nada Zeitalini Arani - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 14:11 WIB
Ilustrasi Pekerja Hutama Karya
Foto: Hutama Karya
Jakarta -

PT Hutama Karya (Persero) menyiapkan berbagai program peningkatan sumber daya manusia (SDM) memasuki era bonus demografi. Salah satunya dengan menetapkan strategic organizational capabilities.

Direktur Human Capital dan Legal Hutama Karya Muhammad Fauzan mengatakan telah menetapkan saat ini human capital (HC) di Hutama Karya berperan untuk menerjemahkan strategi perusahaan plus konteks yang mempengaruhinya ke dalam serangkaian kompetensi.

"Kemudian HC harus memastikan bahwa sumber daya manusia harus selalu relevan dengan konteks industri yang sedang tren. Terkait dengan pertumbuhan ekonomi, mengikuti tren pertumbuhan ekonomi di industri yang relevan yakni jasa konstruksi dan infrastruktur," ujar Fauzan dalam keterangan tertulis, Senin (23/5/2022).

"Sehingga untuk Hutama Karya, HC akan menyesuaikan dengan strategic organizational capabilities dalam membentuk talenta eksisting yang dimilikinya," imbuhnya.

Fauzan menjelaskan untuk menyukseskan hal tersebut, Hutama Karya telah merancang dan proses implementasi program Fit & Agile Organization untuk mencetak tenaga kerja yang adaptif dan cepat belajar.

"Jadi kita bikin sistem kerja baru. Bertujuan agar Hutama Karya punya sistem career path yang cukup baru yakni struktural dan fungsional sesuai dengan tujuan masing-masing. Sehingga berangkat dari sana, maka program pelatihan dan pembentukan talentanya juga akan beda. Remunerasi dan enefitnya juga tentu akan berbeda," jelasnya.

Melalui program Fit & Agile Organization, Hutama Karya mampu menjadi perusahaan yang paling lincah di antara para kompetitornya. Meski demikian, strategi ini akan tetap mengakomodir kebutuhan pengembangan perusahaan, pengembangan talenta, dan estafet serta kaderisasi kepemimpinan pada setiap level jabatan.

Sebagai salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN), Hutama Karya juga sudah memenuhi ketercapaian KPI dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham terkait persentase pemimpin perempuan dan milenial. Menurutnya, Hutama Karya sudah memenuhi nominated top talent untuk Direksi BUMN yakni dua perempuan dan satu millennials di mana secara KPI sudah tercapai.

"Top talent diambil dari talent pool seluruh BOD-1 yang kemudian akan terpilih beberapa untuk didiskusikan oleh komisaris di mana kemudian akan dipilih oleh dewan komisaris untuk dikirimkan ke Kementerian BUMN," terangnya.

Ke depannya Hutama Karya juga telah menyiapkan program pelatihan & pengembangan seperti Leadership Development Program (LDP) dengan Universitas Gajah Mada untuk kandidat Top Talent. Lalu untuk meningkatkan kompetensi SDM-nya akan dibuka kelas kerjasama untuk program Magister dengan beberapa kampus terkemuka dalam negeri.

Kemudian di bidang digitalisasi dan teknologi telah dibangun sistem human capital terintegrasi berbasis machine learning & artificial intelligence serta big data & data analytics bertajuk Human Capital Integrated System (HITS) yang saat ini sudah digunakan.

"Digitalisasi dan teknologi tersebut diharapkan dapat mengakomodir seluruh kebutuhan operasional HC di Hutama Karya yang nantinya akan berdampak pada efisiensi proses kerja dan peningkatan kinerja perusahaan," tutup Fauzan.

Simak juga 'Dongkrak Ekonomi Kreatif Lombok Lewat HK Endurance Challenge':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)