Nyenyak Tidaknya Tidur Harun Masiku Berujung Novel Sindir Firli

Tim detikcom - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 06:02 WIB
DPO Harun Masiku.
Foto: DPO Harun Masiku (Situs resmi KPK)
Jakarta -

Pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri soal Harun Masiku dan 5 buronan lainnya tidak bisa tidur nyenyak berujung sindiran dari mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan. Perkara nyenyak tidaknya tidur Harun Masiku disebut Novel bukan urusan Firli.

Seperti diketahui, Harun Masiku tak ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada awal Januari 2020. Saat itu KPK menjerat Wahyu Setiawan sebagai salah satu Komisioner KPU yang diduga menerima suap berkaitan dengan proses pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR RI.

Wahyu ditangkap bersama sejumlah orang lainnya tetapi tidak dengan Harun Masiku. Singkatnya, mereka ditetapkan KPK sebagai tersangka, termasuk Harun Masiku, sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari PDIP. Harun Masiku diduga terlibat suap untuk Wahyu demi menduduki kursi empuk di Senayan melalui proses PAW tersebut.

Sejak saat itu Harun Masiku bak ditelan bumi. Simpang-siur kabarnya, mulai dari berada di luar negeri, disembunyikan, bahkan telah meninggal dunia.

Ketua KPK Sebut Harun Masiku Tak Tidur Nyenyak Sebab Masih Diburu

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan pihaknya masih memburu DPO Harun Masiku dan lima orang lainnya. Firli yakin mereka sampai saat ini tidak bisa tidur.

"Terakhir, KPK masih mencatat ada beberapa orang yang dicari oleh KPK saya tidak menyebut satu per satu. Tapi bukan hanya satu orang, setidaknya masih ada enam orang yang kita cari," kata Firli di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2022).

Firli mengatakan keenam buron tersebut tak bisa tidur nyenyak karena masih diburu. Dia memastikan KPK akan menangkap mereka.

"Dan saya yakin sampai hari ini dia tidak bisa tidur nyenyak karena sampai kapan pun akan dicari oleh KPK hanya tunggu waktu dia pasti tertangkap," katanya.

Sementara itu, KPK mencatat 4 orang dalam daftar buron, yakni Harun Masiku, Kirana Kotama, Izil Azhar, dan Surya Darmani.

Lihat juga video 'Polisi soal Harun Masiku: Proses Tidak Cepat, Butuh Waktu':

[Gambas:Video 20detik]



Baca halaman selanjutnya soal sindiran Novel Baswedan kepada Firli Bahuri>>