Polisi: Kecelakaan Maut Bus di Ciamis Diduga Akibat Rem Blong

Antara News - detikNews
Senin, 23 Mei 2022 01:21 WIB
Polisi lakukan olah TKP kecelakaan bus maut di Ciamis
Polisi olah TKP di lokasi kecelakaan maut bus di Ciamis (Foto: Dadang Hermansyah)
Jakarta -

Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro mengungkap hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut bus di Panumbangan, Ciamis. Tony menyebut dugaan sementara kecelakaan itu disebabkan akibat rem blong sehingga laju bus tidak terkendali.

"Untuk sementara, dugaan awal karena rem blong, namun nanti akan kami lengkapi dengan saksi lain dan bukti di TKP," kata Tony di lokasi kecelakaan bus Jalan Raya Payungsari, Dusun Pari, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Ciamis, seperti dilansir dari Antara, Senin (23/5/2022).

Tony menyebut jajarannya sudah melakukan olah TKP sejak Minggu pagi sekaligus melakukan evakuasi dan menyita bangkai bus pariwisata ke Polres Ciamis. Menurutnya, Polres Ciamis saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi untuk mengetahui lebih jelas penyebab kecelakaan, termasuk ada atau tidaknya unsur kelalaian.

"Terkait kelalaian, nanti akan melalui proses penyelidikan, kami mohon waktu," ucapnya.

Dia mengatakan saat ini Polres Ciamis masih mencari keberadaan sopir bus yang dikabarkan melarikan diri setelah kejadian kecelakaan itu. Polres Ciamis, kata dia, sudah menanyakan ke pihak perusahaan bus terkait keberadaan sopir dan menyampaikan alasan kabur karena takut diamuk massa.

"Kami belum bisa menyimpulkan dia kabur atau takut diamuk massa, namun ada jaminan perusahaan untuk mendatangkan sopir," ujarnya.

Tony menyampaikan kecelakaan bus pariwisata itu menyebabkan 24 orang harus dievakuasi ke tempat fasilitas pelayanan kesehatan setempat, sebanyak delapan orang sudah diperbolehkan pulang, dan sisanya menjalani perawatan medis.

"Korban meninggal dunia menjadi empat orang, satu orang yang dirujuk meninggal dunia," imbuhnya.

Seperti diketahui, bus pariwisata yang membawa rombongan dari Tangerang, Banten, itu pulang dari wisata ziarah di Panjalu, Ciamis. Kemudian terjadi kecelakaan maut saat di lokasi turunan.

Bus melaju tidak terkendali kemudian menabrak sejumlah kendaraan dan akhirnya berhenti setelah menabrak rumah di Jalan Raya Payungsari, Dusun Pari, Desa Payungsari, Kecamatan Panumbangan, Ciamis, Sabtu (21/5) sekitar pukul 17.30 WIB.

(fas/fas)