ADVERTISEMENT

Keluarga Ungkap Pesan Fahmi Idris Sebelum Meninggal

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 22 Mei 2022 17:38 WIB
Politikus senior Partai Golkar, Fahmi Idris.
Politikus senior Golkar, Fahmi Idris (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Jenazah politikus senior Golkar, Fahmi Idris, telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Sebelum meninggal, Fahmi Idris selalu mewanti-wanti soal pendidikan terhadap keluarganya.

"Jadi figur inspirasi bagi keluarga, khususnya sering wanti-wanti soal pendidikan dan meminta keluarga harus kompak ke depan dan bisa bermanfaat untuk orang lain," ujar suami Fahira Idris, Aldwin Rahadian, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (22/5/2022).

Selain itu, Fahmi Idris berpesan, khususnya kepada Fahira dan Aldwin, agar segera menyelesaikan pendidikan doktoralnya. Ini disebabkan antara Fahira, Aldwin, dan Fahmi memulai pendidikan tersebut secara bersamaan pada 2015.

"Pesannya, karena seminggu terakhir saya sering ketemu untuk bisa terus, saya kebetulan dengan istri, Fahira ini sedang sama-sama kuliah doktor, tapi bapak yang duluan (lulus). Beliau minta (pendidikan) kita dituntaskan jangan saya yang duluan (lulus)," jelasnya.

"Jadi saya sebagai menantu tentu beliau menjadi inspirasi bagi keluarga besar semua. Apalagi mewanti-wanti soal pendidikan terus bagaimana selalu berkontribusi pada kepentingan banyak orang. Itu yang selalu ditanamkan pada putri-putrinya," lanjutnya.

Aldwin mengatakan Fahmi meninggalkan dua putri. Selain itu, dia meninggalkan enam cucu dan dua cicit.

Kemudian, setelah diketahui mengidap kanker, orang tua dari Fahmi Idris berpesan kepadanya agar melanjutkan sekolah doktoralnya. Hingga akhirnya Fahmi Idris mendapat dua gelar doktoral secara bersamaan, yaitu doktoral manajemen dan doktoral filsafat UI.

"Terakhir beliau mendapat gelar kehormatan profesor dari Universitas Negeri Padang. Ketika kemudian mungkin sudah tercapai semua apa yang sudah diinginkannya, memang tiba-tiba karena faktor meloma tadi, kanker darah tadi, ngedrop kondisinya," jelas Aldwin.

Diketahui Fahmi Idris telah mengidap kanker darah sejak 2014. Namun, kondisinya sempat drop dalam beberapa waktu terakhir.

"Ditambah ada trigger, pemicunya adalah infeksi sehingga karena kanker darah, komplikasi," kata Aldwin.

Kemudian, pada Rabu (18/5) lalu, kesehatan Fahmi Idris drop dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Di saat yang bersamaan, anaknya, Fahira Idris, sedang berada di Swedia untuk menjalankan pekerjaan.

"Jadi beberapa hari ini dengan kondisi drop itu mungkin menunggu putri pertamanya, Fahira. Jadi ketika tadi sampai, pagi-pagi, dan Fahira berkomunikasi, memanggil, ayahandanya itu bereaksi ingin berbicara tapi memang sudah banyak alat itu, dan tensi darah dan sebagainya," jelas Aldwin.

"Tidak lama sekitar 10 menit beliau meninggalkan," lanjutnya.

Simak Video 'Momen Haru Keluarga Iringi Jenazah Fahmi Idris saat Pemakaman':

[Gambas:Video 20detik]



(ain/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT