Tak Akses PeduliLindungi Saat CFD Jakarta, Warga Diimbau Bawa Kartu Vaksin

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 22 Mei 2022 16:30 WIB
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta (Syafrin Liputo Tiara/detikcom).
Jakarta -

Polisi menyoroti masih ada warga kurang disiplin mengakses aplikasi PeduliLindungi selama car free day (CFD). Sebagai alternatif, Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengizinkan warga membawa bukti sertifikat vaksin COVID-19 untuk ditunjukkan ke petugas.

"Kami mengimbau kepada masyarakat pada saat ke area HBKB (hari bebas kendaraan bermotor) paling tidak jika tidak membawa HP, silahkan bawa sertifikat vaksinnya dan bisa ditunjukan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Minggu (22/5/2022).

Syafrin mengakui sejumlah warga kerap datang ke titik CFD tanpa membawa ponsel. Karena itu, Syafrin mengimbau setidaknya pengunjung bisa menunjukkan sertifikat vaksin yang dicetak.

"Memang tadi ternyata ada beberapa warga yang mereka beraktivitas tidak membawa handphone juga tidak dibekali dengan kartu sertifikat vaksin," ujarnya.

"Karena sertifikat vaksin kecil juga, bisa disimpan di kantor," sambungnya.

Syafrin juga merespon usulan polisi untuk membatasi operasional bus TransJakarta selama CFD. Dishub DKI bakal mengkaji terlebih dahulu kemungkinan memisahkan jalur bus dengan pembatas jalan atau cone.

"Ini akan dievaluasi hari Selasa besok seperti apa. Apakah kita akan menambah jumlah cone, memisahkan operasional bus-bus TransJakarta," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Car free day (CFD) di Jakarta kembali diberlakukan hari ini. Polisi menyoroti banyak warga yang tidak mengakses aplikasi PeduliLindungi ketika menyambangi lokasi CFD.

"Petugas cukup banyak yang berjaga kemudian masyarakat cukup antusias mengikuti CFD ini. Hanya memang evaluasinya tentu kedisiplinan masyarakat untuk menggunakan akses PeduliLindungi langsung ke area car free day," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (22/5/2022).

Sambodo mengatakan masih banyak masyarakat yang tidak melakukan scan di PeduliLindungi di titik-titik yang telah disiapkan. Ke depan, pihaknya bakal menambah petugas gabungan untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi ini.

"Tentu itu harus dibarengi dengan perbanyak petugas di pintu masuk untuk pastikan bahwa setiap masyarakat yang masuk ke area CFD diharapkan menggunakan PeduliLindungi. Tentunya untuk menjamin kesehatan bersama," ujarnya.

Selain itu, Sambodo bersama Pemprov DKI bakal mengevaluasi operasional bus TransJakarta selama CFD berlangsung. Mengingat, jalur bus TransJakarta, khususnya di kawasan Bundaran HI, bercampur dengan jalur warga berolahraga karena ada revitalisasi halte.

"Jadi ada rebutan pesepeda, pejalan kaki, sama TransJakarta. Mereka juga rawan. Nanti akan dievaluasi apakah mungkin bus bisa dikurangi atau bagaimana sebaiknya," ujarnya.

Simak Video 'Polda Metro Singgung Longgarnya Penggunaan PeduliLindungi di CFD':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/aik)