Ragam Alasan Warga Jakarta Baru Mudik Usai Musim Lebaran

Annisa Rizky Fadhila - detikNews
Sabtu, 21 Mei 2022 11:04 WIB
Suasana di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (21/5/2022).
Suasana di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (21/5/2022). (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)
Jakarta -

Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, pagi ini masih dipadati penumpang. Beberapa baru hendak menempuh perjalanan mudik ke kampung halaman.

Pantauan detikcom di lokasi, Sabtu (21/5/2022) pukul 10.12 WIB, calon penumpang kereta api tampak antre di bagian mesin pencetak tiket.

"Penumpang KA Gayabaru silakan masuk melalui pintu 1," ujar petugas melalui pengeras suara, Sabtu (21/5/2022).

Salah satu calon penumpang kereta api, Suparno (38), menuturkan dia baru bisa mudik. Dia baru mengambil cuti agar bisa kembali ke kampung halaman.

"Mau mudik ke Malang, Jawa Timur. Baru bisa mudik karena sebenarnya ada kendala finansial ya kemarin," kata Suparno saat ditemui detikcom.

Pria 38 tahun itu menambahkan, saat Idul Fitri lalu, dia harus melunasi utang saudaranya. Dia menggunakan uang simpanannya guna membantu keluarga.

"Saya sekeluarga, qodarullah, harus melunasi utang saudara. Makanya sama istri nggak bisa langsung mudik," tuturnya.

Dia dan istri berencana mudik selama lima hari. Lebih lanjut, Suparno mengaku senang lantaran syarat perjalanan kini lebih longgar. Penumpang tak lagi perlu lagi menunjukkan hasil tes antigen ataupun PCR COVID-19.

"Alhamdulillah ndak ribet ya. Saya sama istri juga kebetulan sudah divaksin, jadi ndak ada disuruh untuk apa semacam antigen gitu," ujarnya.

Dia pun sudah membeli tiket pulang ke Jakarta. Dia pun bersyukur harga tiket sudah normal.

Suasana di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (21/5/2022).Suasana di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (21/5/2022). (Annisa Rizky Fadhila/detikcom)

"Kalau kenaikan harga tiket nggak ya. Saya beli tiket ke Malang dan pulang ke Jakarta itu sudah normal. Nggak 'gila' seperti Lebaran kemarin," imbuhnya.

Pemudik lainnya, Burhanuddin (30), memilih mudik sekarang agar waktunya lebih fleksibel. Hal itu sekaligus menghindari kepadatan seperti Lebaran kemarin.

"Ya nggak kenapa-kenapa sih. Biar lebih fleksibel dan nggak terlalu ramai saja," katanya.

Burhanuddin mengaku mudik ke Tegal, Jawa Tengah. Dia mudik selama seminggu ke depan.

Dia pun tak melihat kenaikan harga tiket kereta api. Menurutnya, harga tiket saat ini sudah kembali normal.

"Mudik sampai Jumat depan. Kalau harga tiket yang naik nggak ya, sekarang sudah normal. Ini juga saya pesannya baru sekitar seminggu dua minggu kemarin," tuturnya.

Lihat juga Video: Tahun Ini, Pemudik Jabodetabek Via Jalur Darat Naik 7% Dibanding 2019

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)