Kejagung Jelaskan Tersangka Korupsi Impor Baja Teleponan di Mobil Tahanan

Dwi Andayani - detikNews
Sabtu, 21 Mei 2022 06:56 WIB
Tahan Banurea
Foto: Tahan Banurea (dok.Istimewa)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Analis Perdagangan Ahli Muda pada Direktorat Impor Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Tahan Banurea sebagai tersangka kasus dugaan korupsi impor besi atau baja, baja paduan, dan produk turunan. Kejagung telah menahan Tahan.

Kemudian di media sosial (medsos), beredar foto Tahan sedang menelepon menggunakan handphone (HP). Warganet juga menyoroti tangan Tahan yang tidak diborgol. Pihak Kejagung memberikan penjelasan.

Namun Tahan Banurea terlihat tidak diborgol. Hal yang menjadi sorotan yaitu Tahan Banurea tampak masih teleponan menggunakan handphonenya.

Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung Supardi mengatakan pihaknya telah melakukan penyitaan terhadap handphone Tahan Banurea.

"HP dia sudah disita," ujar Supardi saat dihubungi, Jumat (20/5/2022).

Supadi mengatakan Tahan Banurea telah diperiksa sejak pagi hingga ditetapkan tersangka dan ditahan pada Kamis (19/5) malam. Sebagai tersangka yang akan ditahan, Supadi mengatakan Tahan diizinkan untuk terlebih dulu menghubungi pihak keluarga.

"Karena diperiksa dari pagi dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka serta ditahan maka diijinkan phone keluarga (isterinya). Jadi bukannnya dia bawa HP," kata Supardi.

Supardi menuturkan pemberian izin kepada setiap tersangka yang akan ditahan untuk menghubungi keluarga ialah bagian dari sikap humanis pihaknya. Penggunaan handhone sendiri disebut diizinkan sebelum masuk mobil atau saat tiba di rutan.

Supardi kembali menegaskan bahwa handphone yang dimiliki Tahan Banurea telah disita. Ia memastikan pihaknya tidak main-main dalam menangani suatu perkara.

"Sudah kita sita. Kita nangani perkara tidak main-main tapi tetap manusiawi," tuturnya.

Simak halaman selanjutnya

Simak Video: Kejagung Tetapkan Tersangka Korupsi Impor Besi di Kemendag

[Gambas:Video 20detik]