TNI Juga Minta Pengiriman Relawan Asing Dihentikan

TNI Juga Minta Pengiriman Relawan Asing Dihentikan

- detikNews
Minggu, 04 Jun 2006 12:32 WIB
Jakarta - Senada dengan Menlu Hassan Wirajuda, TNI menilai pengiriman tenaga medis atau relawan asing ke lokasi gempa di Yogyakarta tidak diperlukan lagi. Relawan dalam negeri sudah cukup sehingga dapat mengatasi situasi yang ada."Untuk waktu mendatang, tim medis dari dalam negeri sudah cukup. Tim medis TNI sudah cukup menangani," kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Moh Sunarto dalam jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (4/6/2006).Dalam kesempatan itu, TNI juga membantah pihaknya lamban dalam menyalurkan bantuan dan evakuasi korban. Hanya saja, penyaluran memerlukan waktu karena wilayah bencana yang luas di Yogya dan Jateng."Satu jam setelah gempa kita telah mengerahkan pasukan dengan bekerjasama seluruh angkatan. Bahkan pasukan telah disebar ke berbagai tempat, namun kita memahami luasnya daerah gempa Yogya dan Jateng," jelas Sunarto.Dia menambahkan, TNI telah berkordinasi di bawah Pangdam IV Diponegoro yang dikoordinasikan dengan Kodim dan Korem untuk melakukan penanganan gempa di Yogya secepat mungkin."Tidak benar jika penanganan bencana tidak ada koordinasi. Memang perlu evaluasi lebih jauh untuk mengoptimalkannya," imbuhnya.Dijelaskannya, TNI mengerahkan 6.418 personel ke daerah bencana, di antaranya membantu perbaikan landasan Bandara Adisucipto. Selain itu juga membantu komunikasi melalui radio untuk memudahkan komunikasi."Transportasi menjadi kendala karena persebaran korban di Bantul sulit dijangkau. Untuk itu kita juga mengerahkan 14 helikopter setiap hari untuk menyalurkan bantuan," ujar Sunarto. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads