Viral Video Dinarasikan Perampokan Bersenpi di Jakbar, Polisi Pastikan Hoax

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 20 Mei 2022 19:21 WIB
Twitter
Ilustrasi Media Sosial (Getty Images/bombuscreative)
Jakarta -

Sebuah video dinarasikan perampokan dengan senjata api terjadi di Citra 6, Kalideres, Jakarta Barat, viral di media sosial. Disebutkan ada tiga korban tewas akibat perampokan tersebut. Video tersebut dipastikan hoax.

Video yang beredar itu menampilkan gambar sebuah bangunan. Dari seberang bangunan itu terdengar suara pemberi pesan yang menyebut terjadinya perampokan bersenpi tersebut.

"Diinfokan untuk temen-temen di wilayah Citra 6 telah terjadi perampokan dengan bersenjata api. Tiga orang tewas nih. Di Citra 6 telah terjadi perampokan senilai Rp 1,5 miliar. Kalau ada di Citra 6 merapat nih," kata perekam video.

Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar membantah narasi di video viral tersebut. Dia menegaskan isi video itu hoax belaka.

"Untuk saat ini aman terkendali. Apa yang diberitakan itu betul-betul murni hoax," kata Syafri saat dihubungi, Jumat (20/5/2022).

Syafri tidak membantah bahwa gambar yang terdapat di video itu berada di Citra 6, Kalideres, Jakarta Barat. Namun dia membantah kabar bahwa di lokasi tersebut telah terjadi perampokan dengan senjata api.

Menurutnya, sepanjang hari ini tidak ada kejadian menonjol di lokasi tersebut. Hanya, ada kejadian menonjol pada Kamis (19/5) kemarin terkait tawuran, di mana polisi mengamankan 12 orang di lokasi tersebut.

"Kemarin itu pada saat sore-sore itu kita dari kepolisian patroli dan lihat anak-anak kumpul dan kita amankan karena mereka sudah berencana (tawuran). Karena sudah ada dua kelompok jadi sebelum terjadi kita amankan 12 orang," jelas Syafri.

Untuk hari ini Syafri memastikan tidak ada peristiwa kriminal yang terjadi di kawasan Citra 6. Dia pun menyayangkan narasi viral di media sosial yang menyebut adanya perampokan hingga memakan korban jiwa.

"Makanya ini kita sudah lapor ke Pak Kasat supaya mungkin suara orang yang ini kan ada orang yang memanfaatkan situasi. Sampai dia menyebutkan (kerugian) Rp 1,5 M, ada yang meninggal. Dan itu gambar yang dia kirim itu betul di Citra 6 tapi tidak ada peristiwanya. Itu benar-benar hoax," pungkas Syafri.

(ygs/mea)