Tiket Formula E Mayoritas Dibeli Warga Asing, Gerindra: Kurang Promosi

Nahda Rizki Utami - detikNews
Jumat, 20 Mei 2022 17:07 WIB
Pembangunan lintasan Sirkuit Formula E di Jakarta telah rampung. Kini Jakarta International E-Prix Circuit menyisakan pemasangan infrastruktur tambahan.
Foto: Pradita Utama/detikcom
Jakarta -

Gerindra DKI menyoroti pembeli tiket Formula E yang didominasi warga negara asing (WNA). Gerindra menilai masih kurang promosi untuk pembeli WNI.

"Ya bisa juga dikatakan kurang promosi, bisa juga tidak, karena kan yang disasar kelompok hobi, minat," kata anggota DPRD DKI Jakarta dari F-Gerindra Syarif kepada wartawan, Jumat (20/5/2022).

Syarif juga menyebut tidak adanya kegiatan sebelum hari penyelenggaraan atau pre-event di lokasi menjadi alasan tiket kurang diminati warga Jakarta atau Indonesia.

"Saya mengatakan iya masih kurang marketing-nya. Jadi karena apa kita pernah tahu di awal-awal itu kan ada pra-event sampai sekarang belum ada pra-event kan," ujar Syarif.

Meski demikian, Syarif menilai pembeli tiket Formula E didominasi WNA merupakan hal lumrah. Menurutnya, pembeli tiket Formula E memang memiliki hobi di bidang otomotif.

"Ya menurut saya sih lumrah saja karena itu kebanyakan kelompok-kelompok hobi dan dia bisa nonton, jadinya yang pesan itu ludes yang VIP," jelas Syarif.

Sebelumnya, JakPro menyebut pembeli tiket Formula E didominasi warga negara asing. JakPro optimistis hal ini mampu mendatangkan devisa bagi negara.

Hal ini disampaikan Direktur JakPro Gunung Kartiko saat konferensi pers di Ancol Beach City, Jakarta Utara, Kamis (19/5).

"Dari sini kita bisa melihat bahwa yang membeli tiket itu ternyata tidak hanya dari masyarakat Indonesia tetapi lebih dari 50 persen warga negara asing. Sehingga diharapkan itu membawa devisa masuk ke Indonesia," kata Gunung.

Berdasarkan data yang dipaparkan Gunung, 21,2 persen tiket Formula dibeli warga Indonesia. Tiket yang dijual memiliki beragam kelas dari festival hingga VVIP.

Dia juga memaparkan asal negara para pembeli tiket Formula E. Berikut ini rinciannya:

1. Amerika: 6,1 persen
2. Australia: 9,1 persen
3. Filipina: 6,1 persen
4. India: 6,1 persen
5. Malaysia: 3 persen
6. Argentina: 3 persen
7. Britania Raya: 6,1 persen
8. Guatemala: 3 persen
9. Italia: 6,1 persen
10. Jepang: 9,1 persen
11. Norwedia: 3 persen
12. Polandia: 3 persen
13. Tunisia: 3 persen
14. Turki: 3 persen

Simak Video: Pengelola Akui Pembangunan Sirkuit Formula E Jakarta Tercepat di Dunia

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)